Reaktualisasi Peran Mahasiswa Dalam Bidang Pendidikan

SHARE:

Baca Juga :
Di era milenial seperti sekarang ini bukan suatu hal baru lagi apabila terjadi pergeseran antara tenaga kerja manusia dengan teknologi atau dikenal dengan istilah revolusi industri 4.0. Karena disadari atau tidak generasi Y dan Z telah mengambil alih arah perkembangan berbagaisektor, khususnya sektor industri. Tidak jauh berbeda dengan generasi Y, generasi Z satu langkah lebih maju dibandingkan generasi sebelumnya. Menurut Hellen Katherina, Executive Director, Head of Watch Business, Nielsen Indonesia "Gen Z adalah masa depan, karena itu penting bagi para pelaku industri untuk memahami perilaku dan kebiasaan mereka. 

Lahir pada era digital, Gen Z memiliki kebiasaan yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya, dan bahkan pada usia yang sangat muda sudah memiliki pengaruh yang cukup besar. Generasi Z di
Indonesia juga sering disebut sebagai generasi micin karena serba instan. Namun dalam tulisan ini secara spesifik mengulas seputar peran milenial dan generasi Z yang lebih menitikberatkan kepada bidang pendidikan. 

Indonesia sendiri merupakan negara hukum dimana segala sesuatu didalamnya diatur diatas kerangka hukum. Tidak terkecuali dengan pendidikan, banyaknya peraturan di Indonesia yang cenderung tumpang tindih memicu ketidak-idealan dalam implementasinya. Secara normatif pendidikan di Indonesia diatur dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, tepatnya pada bagian ketentuan umum pasal 1 Ayat 18 menyebutkan pengertian wajib belajar yaitu program pendidikan minimal yang harus diikuti oleh warga negara Indonesia atas taggug nawab pemerintah dan pemerintah daerah. 

Mencermati ketentuan dalam Undang-undang tersebut, penggunaan istilah “harus” berkonotasi pada “kewajiban”, sedangkan dalam UUD 1945 dikemukakan bahwa pendidikan merupakan has setiap warga negara. Dengan kata lain pendidikan merupakan tanggungjawab pemerintah yang diberikan kepada setiap warga negara Indonesia. Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan setiap orang bilamana orang tersebut tidak melaksanakan maka akan mendapat sanksi. Hal ini tentu berkaitan dengan mampu atau tidaknya seseorang dalam melaksankan kewajban tersebut. 

Dalam kondisi apapun seseorang harus melaksanakan kewajiban, sehingga pendidikan yang seharusnya menjadi hak warga dan sekaligus tanggung jawab pemerintah berubah menjadi tuntutan yang harus dipenuhi setiap warga negara. Sedangkan “hak belajar” didefinisikan sebagai sesuatu yang harus diberikan kepada seseorang yang sudah sepatutnya mendapatkan. 

Dalam realitasnya kedua pengertian yang seharusnya berbeda menjadi rancu. Terlepas dari persoalan redaksi dalam peraturan perundang-undangan, hal yang tidak kalah penting untuk perlu diperhatikan ialah data terkait banyaknya warga negara yang masih terkesampingkan haknya. Dari data yang dimiliki Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), jumlah anak usia 7-12 tahun di Indonesia yang tidak bersekolah berada di angka 1.228.792 anak. Untuk kategori usia 13-15 tahun di 34 provinsi jumlahnya 936.674 anak, sedentary usia 16-18 tahun, Ada 2.420.866 anak yang tidak bersekolah. Sehingga secara keseluruhan, jumlah anak Indonesia yang tidal bersekolah mencapai 4.586.332.

Kaitanya dengan revolusi industri 4.0 dimana secara sederhananya hal-hal yang bersifat manual diganti secara otomatis. Begitu juga dengan problematika pendidikan yang ada korelasinya dengan hal yang demikian. Banyaknya institusi pendidikan pada daerah yang tergolong dalam 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) menjadi PR bagi para milenial untuk memberikan suatu regulasi yang tepat. 

Berdasarkan hasil Riset Badan Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia pada tahun 2016, Indonesia memiliki jumlah start-up tertinggi se –Asia Tenggara dengan total sekitar 2000 start-up. Pertumbuhan ini juga akan terus meningkat hingga 6,5 kali lipat pada tahun 2020. Salah satu start-up digital yang sedang berkembang adalah startup yang bergerak dalam bidang pendidikan. Beberapa start-up yang berkembang dalam bidang pendidikan, seperti HarukaEdu, PriatO Indonesia dan Rungguru.

Dari tiga contoh tersebut dapat menjadi suatu umpan untuk kedepanya dalam memberikan resolusi terhadap problematika yang dihadapi di era revolusi sekarang ini. Di tengah situasi pandemi covid-19, dewasa ini pemerintah mencanagkan suatu kebijakan dengan dihapuskannya Ujian Nasional, belajar di rumah melalui aplikasi tertentu, kuliah daring, bimbingan dan seminar daring. Hal tersebut merupakan contoh pelayanan bidang pendidikan yang mempercepat penerapan Pendidikan era Revolusi 4.0.

Bagaimana tidak, baik pengajar maupun peserta didik dipacu untuk memahami setidaknya penggunaan teknologi digital. Tentu penyesuaian diperlukan dalam menerapkan Pendidikan era Revolusi 4.0. Akan
tetapi tidak dapat dipungkiri adanya wabah Covid-19 menjadi salah satu pendorong penerapan sistem ini. Di balik hal tersebut peserta didik dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dan memanfaatkan Pendidikan era Revolusi 4.0 dengan menerapkan internet of things (IoT).

Selain itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai aspek pendidikan Indonesia perlu merevisi kurikulum dengan menambahkan lima kompetensi yang dimiliki oleh peserta didik. Kelima kompetensi itu dianggap sebagai modal yang sangat dibutuhkan untuk mampu bersaing dalam era revolusi industri 4.0. Lima kompetensi tersebut meliputi kemampuan berpikir kritis, memiliki kreatifitas dan kemampuan yang inovatif, kemampuan dan keterampilan berkomunikasi yang baik, kemampuan kerjasama dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Soekarno penah mengatakan “beri aku sepuluh pemuda maka akan aku guncang dunia”, pernyataan tersebut dapat menjadi cambuk bagi pemuda untuk lebih mengolah potensi diri baik hard skill maupun soft skill. Konotasi daripada pemuda itu sendiri sangatlah banyak, pemuda dalam artian entrepreneur, politikus, ataupun mahasiswa. Berkaca pada uraian diatas maka mahasiswalah yang dirasa tepat mampu menjadi tombak dalam persoalan pendidikan di Indonesia. Disamping penyandang tingkat tertinggi dalam sistem pendidikan Indonesia, mahasiswa dapat dikatakan sebuah komunitas unik yang berada di masyarakat dengankesempatan dan kelebihan yang dimilikinya. 

Oleh karena itu sudah suatu keniscayaan bahwa kontribusi mahasiswa menjadi hal penting dalam arah terjang bangsa, sehingga mahasiswa mempunyai peran Utama sebagai Agent of change (Generasi perubahan), Social control (Generasi pengontrol), Iron stock (Generasi penerus) dan Moral force (Gerakan moral).

Sebagai generasi perubahan mahasiswa dituntut untuk mampu memberikan suatu revolusi besar-besaran dengan melopori penerapan internet of things (IoT). Dengan adanya kebijakan pemerintah di tengah-tengah pandemi covid-19, tentu menjadi ladang bagi mahasiswa untuk gencar-gencarnya menyuarakan gerakan perubahan yang memang nantinya dapat membantu proses belajar mengajar disituasi sekarang. 

Revolusi industri 4.0 memberikan pelajaran penting bahwa pesatnya perkembangan teknologi mengharuskan adanya perubahan. Banyaknya platform-platform di internet baik berbentuk blog, website maupun aplikasi menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa sebagai agent of change bukanlah sekedar nama.

Disamping itu juga, tidak dapat di elak bahwa terjadi suatu degradasi peranan mahasiswa, mahasiswa cenderung masa bodoh dan acuh dengan peran yang di sandangnya. Title mahasiswa hanyalah dijadikan busana, yang sewaktu-waktu dapat ditanggalkan begitu saja.

Terlepas dari hal tersebut, munculah suatu kekhawatiran akan terkikisnya budaya membaca karena sudah mahir mengaplikasikan suatu metode by online. Hal seperti ini menjadi ketakutan tersendiri bahwa nantinya akan menciutkan potensi diri karena semua sudah tersedia dengan instan. Disinilah peran agent of control dibutuhkan, mahasiswa juga harus bertanggungjawab atas perubahan yang dicanangkan dengan tetap memperhatikan celah-celah yang beresiko dan senantiasa memonitoring pula. 

Banyak sekali perspektif berkaitan dengan peran mahasiswa sebagai iron stock dan moral force, salah satu diantaranya ada yang berpendapat bahwa kedua peran ini telah terelaborasi pada agent of control dimana sebagai generasi pengontrol berarti mencakup bagaimana agar para pemuda menjadi penerus dan gerakan moral yang baik yang secara spesifik mengarah dalam bidang pendidikan.

Berkaca pada persoalan yang ada terdapat resolusi yang ditawarkan yaitu, dengan adanya revolusi industri 4.0 yang dibarengi dengan pandemi covid-19 mahasiswa mampu mereaktualisasikan peran yang disandangnya dengan melakukan kolaborasi bersama pemerintah baik dari segi kebijakan teknologi maupun pendidikan. Dengan terealisasinya hal tersebut diharapkan Indonesia mampu menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik.

Penulis : Fenia Aurully Aisyah, [Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Widyagama Malang]
Mahasiswa Mengajar
Mahasiswa Mengajar. Photo by Lampost.com

KOMENTAR

Dapatkan update Artikel menarik setiap hari dari Fianosa.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Fianosa.com", caranya klik link https://t.me/fianosa , kemudian join.
Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi anda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Adf.ly,1,Adik Asuh,1,Agama,1,Agent Of Change,1,Akademi Kepolisian,1,Akmil,1,Akpol,1,All England,1,Anak Jalanan,1,Anak SGM,1,Andika Perkasa,1,Anime Romance Terbaik,1,Anti Korupsi,2,Anugerah Pesona Indonesia,1,Aparatur Sipil Negara,1,Aplikasi Bahasa Inggris,1,Aplikasi MOD,1,Aplikasi MOD untuk Android,1,Aplikasi Penghasil Uang,1,Arema,1,Aremania,1,Atambua,8,ATR/BPN,1,Avatar : the Way of Water,1,Baby Boomer,1,Backlink.co.id,1,Badminton,1,Banyuwangi,1,Belajar Bahasa Inggris,1,Beli Backlink,1,Beli Rumah,1,Bisnis,1,Bisnis Online,2,Boba,1,Bu Nani,1,BUCIN,1,Budak CInta,1,Budaya,4,Budaya Marapu Sumba,1,Bulutangkis,1,BUMN,1,BWF,1,Cafe Amor Dualaus,1,Canva Mod,1,Cara Cepat Menghafal Materi Pelajaran,1,Cara Daftar Adf.ly,1,Cara Daftar Linkvertise,1,Cara Daftar SafelinkU,1,Cara Download Dokumen di Scribd,1,Cara Download File Dari Link SafelinkU,1,Cara Download Scribd,1,Carapedi.id,1,Catur,1,Cerita,3,Cerita Pendek,2,Cibubur,1,Coding,1,Covid-19,2,CPNS,1,Cuti Bersama,1,Cuti Bersama 2023,1,Demokrasi,1,Dokumen,1,Dompet Anti Copet,1,Download,1,Download Aplikasi,2,Download Aplikasi MOD,1,Download Film Moonfall,1,Download Logo Kejaksaan,1,Download Logo Persatuan Jaksa Indonesia,1,Dr. Donald Cline,1,Drama Hukum,1,Drama Korea,1,Drama Korea Tentang Hukum,1,Ekonomi,4,Eurico Guterres,1,EVE Beauty House Kelapa Gading,1,Fabio Carvalho,1,Facebook Access Token,1,Fakta Soekarno,1,Ferdi Sambo,1,FIFA,1,Film,5,Film Avatar,1,Film Cinta Bete,1,Film Hukum,1,Film Moonfall,1,Film Our Father,1,Filosofi Stoisisme,1,FKPTT,1,Fourth Industry Revolution,1,Friendtell,1,Fulan Fehan,3,Fulham,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,1,Ganja,1,Ganja Legal,1,Ganja Thailand,1,Gap Year,1,Gas Air Mata,1,Generasi Alpha,1,Generasi Maju,1,Generasi Z,3,Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia,1,GMNI,1,Grafik Pertumbuhan Anak,1,Gunung Ramelau,1,Guru,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Guru,1,Hari Libur Nasional,1,Hari Taekwondo,1,Hipotermia,1,Historia,4,Honeygain,1,Hubungan,1,Hukum,5,Hukum Film,2,Indonesia,2,Inggris,1,Investasi,1,Ir. Soekarno,1,Jaksa Agung,1,Jasa Backlink,1,Jasa Content Placement,1,Jasa Pembuatan Website,1,John Dewey,1,Jual Backlink,1,Kaboax,1,Kakak Asuh,1,Kalender,1,Kanjuruhan,1,Kanjuruhan Disaster,1,Karir,3,Kartel Medellin,1,Keadilan Sosial,1,Kecerdasan Anak,1,Kejaksaan Republik Indonesia,3,Kelebihan Semen Mortar,1,Kelemahan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi,1,Keluarga Asuh,1,Kematian Massal,1,Kesehatan,1,Keuntungan Saham,1,Koperasi,1,Kraken,1,Kuliner,1,Kupang,1,Laut Mati,1,Libur 2023,1,Libur Nasional 2023,1,Liburan Kuliah,1,Linkvertise,1,Liverpool,1,Logo Kejaksaan,1,Logo Kejaksaan PNG,1,Logo Persaja,1,Logo Persaja Terbaru,1,Logo Persatuan Jaksa Indonesia,1,Logo Persatuan Jaksa Indonesia Terbaru,1,Lokastithi Giribadra,1,Lowongan kerja,1,Loyalitas Pelanggan,1,Mahasiswa,5,Malang,2,Malang United,1,Manfaat Jus Buah,1,Masyarakat Eks Pejuang Timor-Timur,2,Membangun Setting Lokasi,1,Membuat SKCK,1,Memperpanjang SKCK,1,Mengetahui Kecerdasan Anak,1,Menghasilkan Uang Online,6,MICIN,1,Milenial,4,Millenial,5,Minuman boba,1,Miskin Cinta,1,Modal Kecil Untung Besar,1,Motivasi,6,Muhamad Sulaeman,1,Nadiem Anwar Makarim,1,Nasional,2,News,1,NTT,4,Nusa Tenggara Timur,8,OJK,1,Olahraga,3,Opini,62,Ottopoint,1,Pablo Escobar,1,Pancasila,1,Pasang Artikel,1,Paskah,1,Paulo Freire,1,Paus Fransiskus,2,Pegawai BUMN,1,Pemilihan Umum,2,Pemilu,2,Pemulihan Ekonomi,1,Pendaftaran Siswa Baru,2,Pendidikan,12,Penghapusan Jalur Mandiri,1,Penghasilan Tambahan,5,Perempuan,1,Perguruan Tinggi,1,Perokok,1,Pesan WA Bu Nani,1,Pikabo,1,Pilihan Redaksi,14,Pilkada,1,PNS,1,POKJA,1,Polisi Tembak Warga,1,Polisi Tembak Warga Belu,1,Politik,1,Politik Uang,1,Portugal,1,Potensi Diri,1,Pray For Kanjuruhan Malang,1,Presiden Soekarno,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Properti,1,Psikologi,1,PSSI,1,Puisi,3,PUPR,1,Purbalingga,1,Quarter Life Crisis,1,Quote,2,Quotes Kata-Kata Bijak,2,Raiders Salomon Marpaung,1,Rajabacklink.com,1,Ramalan Zodiak,1,Rekomendasi Film Korea Seru,1,Reksa Dana,1,Resep Sei Sapi,1,Review Film,3,Revolusi Industri,1,Risiko Saham,1,Rokok,1,Ronaldo Filipus Nara,1,Rumah di Cibubur,1,Safelinku,2,SafelinkU Terbukti Membayar,1,Saham,1,sastra,3,Scribd,1,Sei,1,Sei Sapi,1,Sejarah,1,Sejarah Sei,1,Semen Mortar,1,Semua Berita,3,Sepakbola,2,SGM,1,Shopee Affiliates Program,1,ShrinkMe,1,ShrinkMe.io,1,SKCK,1,Skripsi,1,SMA 7 September 99 Atambua,2,SMP 7 September 99 Atambua,1,Sobat Cinta,1,SOCIN,1,Sosiago.id,1,Sosial,10,Sponsored,15,Suku Bajau,1,Suku di Indonesia,1,Sumba,1,Taekwondo,1,Tahun 2023,1,Tahun Baru 2021,1,Taruna,1,Teknik Feynman,1,Teknologi,2,Tentara Nasional Indonesia,1,Teori Psikologi Adler,1,Thailand,1,The Sunrise Of Java,1,Timor Leste,4,Tips,29,Tips Facebook,1,Tips Keuangan,9,Tips Menulis,1,Tips Teknologi,1,Token Akses Facebook,1,Tokoh,2,Tradisi,1,Tragedi Kericuhan Kanjuruhan,1,Trash Hero Belu,1,Travel,10,Tuhan Bangkit,1,UMKM,2,Undang-Undang Perlidungan Data Pribadi,1,Universitas Andalas,1,Usaha Online,2,UU PDP,1,Viral Status WA,1,Website,1,Whatsapp MOD,1,Wisata,4,Yayasan Nusa Timur,1,Zodiak,1,
ltr
item
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif: Reaktualisasi Peran Mahasiswa Dalam Bidang Pendidikan
Reaktualisasi Peran Mahasiswa Dalam Bidang Pendidikan
kontribusi mahasiswa menjadi hal penting karena mahasiswa mempunyai peran Utama sebagai Agent of change, Social control, Iron stock dan Gerakan Moral
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-fkEWd0PXOt5D1hSvUOxu7h0d34zYoERZDE8L-xIgDhnXi4AyyP0dn2RpwzDn-H8CTRCw8RLDRcfyrtta0k2KVNjefrB385Tfytayr9bGS9r560JGZR3MYRSFARArOGWbLFuwblFQQ1A/w640-h426/mahasiswa-sosiologi-mengajar-dan-clean-action-di-tarahan.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-fkEWd0PXOt5D1hSvUOxu7h0d34zYoERZDE8L-xIgDhnXi4AyyP0dn2RpwzDn-H8CTRCw8RLDRcfyrtta0k2KVNjefrB385Tfytayr9bGS9r560JGZR3MYRSFARArOGWbLFuwblFQQ1A/s72-w640-c-h426/mahasiswa-sosiologi-mengajar-dan-clean-action-di-tarahan.jpg
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif
https://www.fianosa.com/2021/02/reaktualisasi-peran-mahasiswa-dalam.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2021/02/reaktualisasi-peran-mahasiswa-dalam.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA Topik Terkait ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Topik Terkait Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content