Sebuah Refleksi: Mengapa Menjadi Guru?

SHARE:

Baca Juga :

Pekerjaan seorang guru ibarat musim yang menyiapkan hujan untuk menyuburkan tanaman yang gersang dan hampir mati. Bahkan menginginkan untuk lebih dari itu. Di mana memanusiakan manusia adalah kunci kemenangan suaranya. Saya tidak ingin menjadi guru yang hanya melakukan apa yang diperlukan untuk bertahan hidup, tetapi ini adalah sebuah panggilan untuk melakukan sesuatu yang lebih besar yaitu membangun masa depan generasi yang berilmu dan berkarakter. 

Pertanyaan yang sering muncul ke permukaan tanpa kenal waktu adalah “mengapa menjadi seorang guru? Hal ini akan menimbulkan berbagai reaksi dengan penjelasan yang beragam dan tidak terbatas. Entah itu keahlian dan kekuatan yang sesuai bidangnya, keamanan kerja yang menjanjikan, atau kepuasan memiliki pekerjaan yang menantang. Mengajar akan memberi petunjuk yang bermakna. Dengan kata lain sebagai sebuah peta untuk menentukan arah yang akan dituju. 

Menjadi seorang guru tidak membuat siapa pun menjadi kaya raya, tetapi dapat memberikan energi positif yang berpengaruh pada kehidupan seorang. Membuatnya berkembang dan tumbuh menjadi kokoh adalah suatu kegembiraan yang paling besar. Dan ini adalah mimpi untuk mengarahkan pada inovasi dan perubahan masa depan. Seorang guru yang inspiratif untuk berpikir dan bekerja di luar zona nyaman dan menantang untuk mencapai potensi yang diinginkan.  

Mengajar bukanlah sesuatu untuk sekadar membayar tagihan. Ini bukan profesi di mana menghitung mundur jam yang tersisa dalam sehari. Ini adalah sebuah karier. Dan mungkin lebih dari itu. Menjadi seorang guru adalah meninggalkan warisan abadi di dunia dengan memberikan cinta kepada anak-anak. Di mana warisan tersebut sebagai alat untuk menjalani kehidupan yang bahagia dan produktif. “Seorang guru yang hebat adalah menyadari bahwa apa yang mereka lakukan hanyalah siapa mereka”. Dan mereka memahaminya bahwa mengajar adalah perpanjangan dari siapa mereka seharusnya.

Mengajar dapat menghabiskan karier untuk mengembangkan kecintaan belajar pada anak-anak. Artinya guru akan menjadi pembelajar seumur hidup. “Saya suka belajar dan anak-anak mengajari kepada saya sesuatu yang baru setiap hari”. Jika mengajar menyenangkan, maka dapat menerima dan mempelajari hal-hal yang baru atau menelitinya. Fleksibilitas dan kemampuan yang dimiliki untuk menghidupkan pembelajaran adalah sebuah ruh yang selalu mengalir setiap saat. Ini akan menjadi ciri khas guru yang baik. Selain itu, menyampaikan semangat dan keingintahuan kepada anak juga merupakan sebuah cahaya yang selalu menyala dalam setiap waktu. Inilah yang guru belum tahu, bahwa wawasan dan perspektif apa yang akan mereka berikan sebagai balasannya. 

Guru sebagai pembuat perbedaan. Ini menjadi tantangan dan kemungkinan berpengaruh besar adalah kepuasan yang diberikan. Tidak dapat diperkirakan seberapa besarnya pengalaman seorang guru yang sangat memuaskan. Mengajar adalah profesi mulia yang penting dan dihormati, meskipun seorang guru mungkin memiliki beberapa tantangan di kelas. Hal tersebut sepadan untuk melihat perbedaan yang dibuatnya kepada siswa. 

Ini akan menyentuh kehidupan guru yang tidak terhitung banyaknya melalui waktunya di kelas. Saya benar-benar percaya, bahwa mengajar adalah profesi terpenting dalam masyarakat modern. Selain “dokter”, guru adalah pemegang nyawa manusia di tangan mereka setiap hari. Siswa diibaratkan seperti batu tulis kosong, dan guru memiliki kesempatan unik untuk menulis, menggambar, mewarnai, melukis, dan merancang pikirannya untuk memengaruhi dunia masa depan.  Selamat Hari Guru Nasional 2020. 

Penulis : Silivester Kiik [Penggiat Literasi dan Founder Sahabat Pena Likurai]
Sebuah Refleksi: Mengapa Menjadi Guru?
Guru sedang mengajar. Via econochannelfeunj.com

KOMENTAR

Dapatkan update Artikel menarik setiap hari dari Fianosa.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Fianosa.com", caranya klik link https://t.me/fianosa , kemudian join.
Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi anda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Adik Asuh,1,Agama,1,Akademi Kepolisian,1,Akmil,1,Akpol,1,All England,1,Anak Jalanan,1,Anti Korupsi,2,Aparatur Sipil Negara,1,Avatar : the Way of Water,1,Baby Boomer,1,Badminton,1,Banyuwangi,1,Bu Nani,1,Budaya,2,Bulutangkis,1,BUMN,1,BWF,1,Coding,1,Covid-19,2,Demokrasi,1,Dr. Donald Cline,1,Ekonomi,4,Fakta Soekarno,1,Ferdi Sambo,1,Film,1,Film Avatar,1,Film Our Father,1,Filosofi Stoisisme,1,Fourth Industry Revolution,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,1,Ganja,1,Ganja Legal,1,Ganja Thailand,1,Gap Year,1,Gas Air Mata,1,Generasi Alpha,1,Generasi Z,3,Guru,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Guru,1,Historia,3,Hukum,3,Indonesia,2,Inggris,1,Ir. Soekarno,1,John Dewey,1,Kakak Asuh,1,Kartel Medellin,1,Keadilan Sosial,1,Kecerdasan Anak,1,Kelemahan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi,1,Keluarga Asuh,1,Keuntungan Saham,1,Koperasi,1,Kraken,1,Laut Mati,1,Mahasiswa,1,Makanan Bergizi Gratis,1,MBG,1,Mengetahui Kecerdasan Anak,1,Milenial,1,Millenial,2,Motivasi,1,Muhamad Sulaeman,1,Nadiem Anwar Makarim,1,Opini,38,Pablo Escobar,1,Pancasila,1,Paskah,1,Paulo Freire,1,Pegawai BUMN,1,Pemilihan Umum,2,Pemilu,2,Pemulihan Ekonomi,1,Pendidikan,8,Penghapusan Jalur Mandiri,1,Perempuan,1,Perguruan Tinggi,1,Perokok,1,Pesan WA Bu Nani,1,Pilihan Redaksi,5,Pilkada,1,PNS,1,Polisi Tembak Warga,1,Polisi Tembak Warga Belu,1,Politik,1,Politik Uang,1,Presiden Soekarno,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Psikologi,1,Quarter Life Crisis,1,Quote,1,Quotes Kata-Kata Bijak,1,Raiders Salomon Marpaung,1,Ramalan Zodiak,1,Review Film,1,Revolusi Industri,1,Risiko Saham,1,Rokok,1,Saham,1,sastra,1,Sejarah,1,Skripsi,1,Sosial,5,Suku Bajau,1,Suku di Indonesia,1,Taruna,1,Teori Psikologi Adler,1,Thailand,1,The Sunrise Of Java,1,Tips,3,Tips Keuangan,1,Tokoh,2,Tradisi,1,Travel,2,Tuhan Bangkit,1,UMKM,2,Undang-Undang Perlidungan Data Pribadi,1,Universitas Andalas,1,UU PDP,1,Viral Status WA,1,Website,1,Wisata,1,Zodiak,1,
ltr
item
Fianosa — Media Opini dan Analisis Kebijakan: Sebuah Refleksi: Mengapa Menjadi Guru?
Sebuah Refleksi: Mengapa Menjadi Guru?
Menjadi seorang guru tidak membuat siapa pun menjadi kaya raya, tetapi dapat memberikan energi positif yang berpengaruh pada kehidupan seorang.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9UYEg009L1NWabsOCXAxMFYAgcVxF2hUYvfTfLIg9BwjgdXo9zRhFmzo9cZLow5E6qB3cJWc4TY-fEorSX9D-uKaufYFC9OuLdZ-zxeJkpOa2hKfrddAW5Kg14271TiqvKo-RTZ4bS5k/w640-h366/SHAFIRA.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9UYEg009L1NWabsOCXAxMFYAgcVxF2hUYvfTfLIg9BwjgdXo9zRhFmzo9cZLow5E6qB3cJWc4TY-fEorSX9D-uKaufYFC9OuLdZ-zxeJkpOa2hKfrddAW5Kg14271TiqvKo-RTZ4bS5k/s72-w640-c-h366/SHAFIRA.jpeg
Fianosa — Media Opini dan Analisis Kebijakan
https://www.fianosa.com/2020/11/sebuah-refleksi-mengapa-menjadi-guru.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2020/11/sebuah-refleksi-mengapa-menjadi-guru.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA Topik Terkait ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Topik Terkait Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content