Ketika Rindu Memerogoti Wilayah Terdalam Cinta

SHARE:

Baca Juga :
Pijaran sendu sang suria di ufuk timur pertanda pagi telah usai menggilas habis gelapnya malam. Merdu suara burung yang kegirangan didahan pohon depan rumahku sungguh mengumpan rindu yang tergeliat dalam sanubari ini. Kesadaran terjaga, memori membaca kalau hari ini tanggal 15 Juli 2021. Tanggal yang belakangan ini dinantikan dalam kalender pergumulan hidupku. Wahai kisah..., rupanya tanggal inilah yang akan membuka keperawanan diary hidupku di sebuah Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) yang belum lama berdiri itu.

Dalam getaran nadi juang 1945, aku kembali mengolah cinta. Cinta yang kala itu menggebu-gebu untuk meraih mimpi di lembaga pendidikan itu, kini sentak menuai ambiguitas. Aku bingung dan galau mendadak. Keputusan yang dulunya defenitif, kini berada di dunia antara. Dalam diam, aku bertanya. Dalam kesendirian aku mencari. Pencaharian memaksa naluri untuk menemui titik klimaks kegalauan ini. Mungkinkah aku terlalu ngelamun tadi sehingga pikiranku ngelantur tak bertepian. Ahhh...kayaknya ada benarnya juga sih...!

Kucoba untuk mengontrol naluriku yang tadinya sedikit liar. Bingkai jendela kamarku menjadi sandaran terempuk rebaan tubuh ini. Bola mata ini menyorot atapan kamar yang termuat sedikit laba-laba. Terkadang ekor mata melirik burung gereja yang sedang melompat kegirangan sambil mematuk bunga gala-gala di depan kamarku. Perasaanku masih kalut tak karuan. Aku masih perlu waktu untuk dapat mencerna semuanya ini. Hembusan angin pagi seakan mengerti apa yang sedang kurasakan. Suara derunya air pipa ke bak penampungan disamping rumahku, sentak membuat kelopak mata ini juga ikut mencucurkan air mata kerinduan yang akhirnya mengering dengan sendirinya pula.

Rupanya aku harus pergi meninggalkan orang tua, adik-adik, keluarga, sahabat terbaik dan bahkan juga kenalan-kenalanku. Masa depan membuat aku harus berpisah dengan mereka untuk sementara waktu. Aku akan pergi ke tempat yang baru dan hidup bersama orang-orang baru. Demi mimpi yang besar aku harus melepas dan siap untuk berkelana menuju masa depan yang gemilang.

Hati ini masih tak tega meninggalkan orang-orang tersayangku. Sungguh aku tak rela untuk pergi. Hati semakin galau menuju tingkat dewa. Sebab kenyataan ini adalah perdana sepanjang sejarah hidupku. Sebab sejujurnya dari Sekolah Dasar (SD) hingga pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) aku tak pernah berpisah dari orang tua dan keluarga.

Pikiran mulai terbagi. Aku nyaris tak ingin lagi pergi. Aku menjadi lebih ingin untuk tetap tinggal bersama keluarga dan memilih untuk bersekolah di SMA dekat kampung daripada harus sekolah jauh dan wajib tinggal asrama. Cinta yang sebelumnya terlalu dalam dan tak berkesudahan kepada sekolah wajib berasrama itu, seketika menjadi 1%. Aku mau berubah. Dalam narasi hati yang tak ada lagi cinta akan SMAK Sta. Filomena, misteri masih tetap mendorong hati untuk tetap melaju dengan kemauan 1%. Dalam diam, hati berkelana. Menjemput sekaligus memurnikan cinta yang hilang seketika dalam sebuah drama retorika semu.

Jarum panjang terus menderai dan menghantarkan jarum pendek pada angka dua di jam dinding itu. Segala persiapan untuk masuk sekolah dan asrama telah disiapkan sejak minggu kemarin hingga kini. Mobil carteran pick up pun sudah parkir di depan rumah. Keluarga yang siap mengantar pun telah siap. Kami harus segera bergegas, sebab jarak tempuh ke sekolah dan asrama akan memakan waktu sekitar satu jam.

SMAK Sta. Filomena yang merupakan sekolah wajib berasrama perdana di Kabupatenku akan menjadi ladang baru dalam mengenyam pendidikan. Aku akan bergumul bersama sang rembulan kehidupan dalam waktu. Susah senang akan menjadi sejarah yang bermuara pada kisah. Kisah yang selalu mencetarkan keindahan dan tak akan pernah usai untuk dikenang.

Jam 15.00 Wita, semua calon peserta didik baru SMAK Filomena tahun ajaran 2021/2022 harus sudah tiba di asrama. Bersama keluarga kami sedang dalam perjalanan menuju asrama dengan pick up. Canda tawa tercipta.Goresan kebahagiaan mewarnai suasana hati. Meskipun ceria, tetapi hati terdalam masih menolak dan terasa seperti tertikam tombak bengis dilihatnya.

Kegalauan ini, kini memberikan keyakinan hati kalau cerianya kemarin, saat ini tak akan tercetus dalam ritme hidup di Filomena. Atau mungkin akan terulang lagi? Semuanya masih kelabu. Misteri masih tetap diyakini.

Dalam mobil aku memilih lebih banyak diam. Bangku paling belakang adalah posisi teraman. Ini adalah antisipasi supaya mereka tidak terus memperhatikanku. Cukup mendengar suara, tetapi mata kami jangan berpapasan dengan bapak dan mama. Jika tidak, bisa akan terjadi ratap tangis yang tak terbendung. Ekor mata terkadang masih mencuri perhatian mama, bapak dan juga adik-adikku. Kalbu hati masih tak ingin pergi dari mereka. Mungkin karena aku adalah anak sulung dalam keluarga. Adik-adikku yang masih kecil sangat membutuhkan empati yang dalam dari seorang kakak. Realitas ini menjadi trend topik kerinduan yang masih terus menghantui dan memuntahkan absudaritas akan keputusanku. Namun akupun harus tetap pergi demi masa depanku yang lebih baik.

Puluhan motivasi terlontar dari keluarga. Nasihat dan wejangan pun terngiyang gempita di telingaku dalam perjalanan menuju asrama. Kumencoba merekam semuanya saja dalam memori kalbu hati yang belum stabil. Mamaku yang paling mengerti dan memahami suasana ini mencoba untuk mengaburkan suasana kelabu hati ini dengan taktik dramatisnya. Kini aku hanya butuh keheningan untuk memenjarakan hati dan masuk dalam wilayah pencaharian untuk menemukan kembali eksistensi kesejatian cinta akan SMAK Filomena.

Baliho bertuliskan, "Selamat Datang Para Murid Baru SMAK Sta. Filomena, tahun ajaran 2021/2022" terbentang di pendopo asrama terpotret akal, ketika mobil tumpangan menepi dan berhenti pada ruas kiri. Rupanya sudah sampe...., gumamku.

Rombongan mulai turun. Barang-barang pun mulai diturunkan. Para guru dengan penuh siaga menunggu kami di pendopo. Terlihat banyak kawanku juga yang sementara antrian daftar untuk masuk asrama. Aku bersama orang tua pun ambil bagian dalam barisan antrian. Daftar masuk asrama pun dilakukan. Aku adalah orang paling terakhir dari semuanya. Barangku dimasukkan, kemudian seorang kakak kelasku menunjuk kamar tidur sementara yang akan menjadi tempat pembaringan selama masa pengenalan lingkungan sekolah nanti. Tak ada ruang waktu untuk aku bersama keluarga. Salam perpisahan pun terjadi, dan harus berpisah seketika itu juga. Mama, nenek dan sebagian keluarga terlihat menangis. Hatiku meledakkan kesedihan. Tetapi aku tetap berjuang sedemikian rupa hingga tidak berderai air mata di pipi. Cipika-cipiki kini menjadi titik akhir perpisahan. Dalam nada yang gemetaran aku mengucapkan selamat jalan kepada semuanya. Semoga tiba dengan selamat dan sampai jumpa.

Waktu hampir menjukkan pukul 19.00 Wita. Aku bersama teman-teman digiring menuju aula paroki untuk mendengarkan arahan tentang kegiatan pengenalan lingkungan sekolah SMAK Filomena. Aku merasa seperti terasing karena belum mengenal kawan satupun di antara kami. Komunikasi yang tercipta disini hanya bahasa tubuh, yakni senyium diantara kami ketika mata dan tubuh berpapasan. Perlahan bahasa verbal mulai tercipta ketika berada di ruang makan. Perlahan aku mengenal kawan-kawanku.

Meskipun suasana kecerianan mulai tercuil, namun tidak dengan hatiku. Dia masih saja membisu dan berlabuh di dermaga yang salah. Silih berganti mencari sandaran hati. Namun, tak satupun temukan kedamaian hati dan cinta yang hakiki.

Aku terus dekat dan melebur dengan orang-orang sekitarku. Tapi, tidak dengan hatiku. Mereka masih berteriak kencang. Kudengar sayup hingga ke atas. Namun, tak satupun berikan kebahagiaan. Kami dekat. Bertemu, berpapasan. Namun, tak pernah sekalipun bicara dari hati ke hati. Hari demi hari, kami terkungkung. Keluargaku yang jauh terasa dekat dan orang-orang baru didekatku terasa jauh. Aku ada. Aku dekat. Namun terasa begitu jauh dari mereka. Tak ada sahabat, yang ada hanya kesepian. Yang terus menggigiti setiap sudut ruang hati ini.

Bergulirnya waktu dengan membungkus persaudaraan, hati mulai terjaga. kalbu hati kembali menemukan kecintaan yang dalam akan Filomena. Tembok kesepian dalam diri kini habis terkulai. Kenyamanan terjaga. Wilayah kedalaman cinta makin terbangun dihati. Semakin nyaman, kepasrahan dan semangat juang perlahan kubentangkan hingga mendekat garis cakrawala.

Aku terbangun dari kegalauan. Kini bersandar di dermaga perjuangan menuju pelabuhan kemandirian cinta yang sejati dengan persaudaran yang intim diantara kami. Sungguh persaudaraan ini tak akan pernah berkesudahan hingga jantung tak berdetak lagi dan mata terpejam untuk selamanya. Filomena aku bangga padamu. Kau sungguh mencetarkan dan mampu meracik suasana hati. Kalbuku tak bisa diam untuk terus merindu dan mencintaimu sepanjang waktu. @Salam Cinta Untuk 03 Filomena***

Penulis: Beny Akoit
Murid Baru SMA St. Filomena
Murid Baru SMAK Sta. Filomena. Photo by Beny Akoit

Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi generasi muda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Agama,1,Agent Of Change,1,Air Rebusan Sereh,1,All England,1,Anak Jalanan,1,Anti Korupsi,2,Anugerah Pesona Indonesia,1,Aplikasi,1,Aplikasi Ayo Kerja,1,Aplikasi Bahasa Inggris,1,Aplikasi Podcast Terbaik,1,Atambua,13,ATR/BPN,1,Baby Boomer,1,Badminton,1,Baju Adat Timor Tengah Selatan,1,Bali,1,Bantuan Rumah,1,Banyuwangi,1,Bawaslu,2,Bawaslu Kota Batu,1,Belajar,1,Belajar Bahasa Inggris,1,Belu,1,Bermanfaat Untuk Lingkungan,1,Bisnis,1,Boba,1,Bu Nani,1,BUCIN,1,Budak CInta,1,Budaya,7,Bulutangkis,1,BWF,1,Cabjari Buol di Lokodidi,2,Cafe Amor Dualaus,1,Catur,1,Cerita,14,Cerita Pendek,14,Coding,1,Covid-19,10,Daniel Osckardo,1,Debat Pilkada,1,Demokrasi,1,Diego Maradona,1,Dokumen,1,Dompet Anti Copet,1,Download Aplikasi,1,Download Logo Kejaksaan,1,Dr. Donald Cline,1,Drama Hukum,1,Drama Korea,1,Drama Korea Tentang Hukum,1,Ekonomi,5,Eurico Guterres,2,Fabio Carvalho,1,Fakta Soekarno,1,Film,2,Film Cinta Bete,1,Film Hukum,1,Film Our Father,1,Filosofi Stoisisme,1,FKPTT,3,Fourth Industry Revolution,1,Fresh Graduate,1,Friendtell,1,Fulan Fehan,3,Fulham,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,3,Ganja,1,Generasi Alpha,1,Generasi Muda,1,Generasi Z,2,Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia,1,Ghetto,1,GMNI,1,Gubernur NTT,1,Guru,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Bumi,1,Hari Guru,2,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hari Taekwondo,1,Historia,1,Home Education,1,Hubungan,1,Hukum,6,Hukum Film,2,Ide Kreatif,1,Indonesia,3,Inggris,1,Ir. Soekarno,1,Isak Tangis,1,Jaksa Agung,1,Jaksa Masuk Sekolah,1,Jasa Pengamanan dan Pengawalan,1,Jhoni Lae,1,John Dewey,1,Kaboax,1,kain adat Nunkolo,1,Karir,2,Kartel Medellin,1,Keadilan Sosial,1,Kebiasaan Positif,1,Kecerdasan Anak,1,Kejaksaan Republik Indonesia,3,Kemenangan,1,Kesehatan,2,Koperasi,1,Kupang,1,Laut Mati,1,Leadership,1,Liburan Kuliah,1,Logo Kejaksaan,1,Lokastithi Giribadra,1,Lomba,2,Lomba Karya Tulis Ilmiah,1,Lomba Menulis,2,Mahasiswa,4,Malang,1,Malang United,1,Manfaat Air Rebusan Sereh,1,Manfaat Jus Buah,1,Masyarakat Eks Pejuang Timor-Timur,2,Membangun Setting Lokasi,1,Membuat SKCK,1,Memperpanjang SKCK,1,Mengetahui Kecerdasan Anak,1,Menghilangkan Bau Badan,1,Menghilangkan Kebiasaan Menunda,1,Meningkatkan Fokus,1,Michael Focault,1,MICIN,1,Milenial,7,Millenial,9,Minuman boba,1,Miskin Cinta,1,MKKS SMP,1,Motivasi,10,Muhamad Sulaeman,1,Nadiem Anwar Makarim,1,Nasional,2,Nataru,1,Neo Ghetto,1,New Normal,1,News,2,NTT,4,Nusa Tenggara Timur,10,Olahraga,5,Opini,82,Pablo Escobar,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pana Mone Hill Stone,1,Pancasila,2,Pandemi Covid-19,5,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paulo Freire,1,Paus Fransiskus,2,Pemilihan Umum,1,Pemilu,1,Pemimpin,1,Pemuda Katolik,2,Pemulihan Ekonomi,2,Pendaftaran Siswa Baru,2,Pendidikan,19,Pengawasan Pemilu,1,Penguatan Bawaslu,1,Perkawinan,1,Pesan WA Bu Nani,1,Pikabo,1,Pilihan Redaksi,14,Pilkada,1,Podcast,1,POKJA,1,Politik,3,Politik Uang,1,Potensi Diri,1,Presiden Soekarno,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Psikologi,1,PSSI,1,Publik Speaking,1,Puisi,2,PUPR,1,Purbalingga,1,Quarter Life Crisis,1,Quote,2,Quotes Kata-Kata Bijak,2,Raiders Salomon Marpaung,1,Ramalan Zodiak,1,Review Film,2,Revolusi Industri,1,Revolutional Guard Indonesia,1,Ronaldo Filipus Nara,1,sastra,4,SDK Yaperna Tes,1,Sei,1,Sejarah,1,Semua Berita,4,Senja,1,Sepakbola,2,SKCK,1,Skripsi,1,SMA 7 September 99 Atambua,4,SMP 7 September 99 Atambua,4,SMPK HTM,1,Sobat Cinta,1,SOCIN,1,Sosial,24,Sponsored,15,Suku di Indonesia,1,Sumba,1,Taekwondo,1,Tahun Baru 2021,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,1,Teori Psikologi Adler,1,The Sunrise Of Java,1,Timor Leste,3,Tips,30,Tips Awet Muda,1,Tips Dapat Kerja,1,Tips Kehidupan,1,Tips Kepemimpinan,1,Tips kesehatan,3,Tips mengatasi mata gatal,1,Tips menghindadri kebocoran data,1,Tips Menulis,1,Tips Produktif,1,Tips Teknologi,1,Tokoh,1,Toraja,1,Tradisi,1,Trash Hero Belu,1,Travel,13,Tuhan Bangkit,1,UMKM,2,Umur 25,1,Viktor B. Laiskodat,1,Viral Status WA,1,Virus Corona,4,Website,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,6,Youtube,1,Youtuber,1,Zodiak,1,
ltr
item
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif: Ketika Rindu Memerogoti Wilayah Terdalam Cinta
Ketika Rindu Memerogoti Wilayah Terdalam Cinta
Cerita Pendek inspiratif karya Beny Akoit berjudul Ketika Rindu Menggerogoti Wilayah Terdalam Cinta (Catatan Pinggir Murid Baru SMAK Sta. Filomena)
https://1.bp.blogspot.com/-FlKPBG0gFSQ/YPGme97c6cI/AAAAAAAABj4/Z5XPAxEJr84ljylp5quftKIjCUDuD92oACLcBGAsYHQ/w640-h480/Murid%2BBaru%2BSMA%2BFilomena.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-FlKPBG0gFSQ/YPGme97c6cI/AAAAAAAABj4/Z5XPAxEJr84ljylp5quftKIjCUDuD92oACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h480/Murid%2BBaru%2BSMA%2BFilomena.jpg
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif
https://www.fianosa.com/2021/07/ketika-rindu-menggerogoti-wilayah.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2021/07/ketika-rindu-menggerogoti-wilayah.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA Topik Terkait ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Topik Terkait Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content