Maraknya Prostitusi Anak di Indonesia

SHARE:

Kasus Prostitusi online anak-anak yang menimpa Cynthiara Alona hanyalah salah satu dari sekian kasus yang tidak terekspose oleh media.

Baca Juga :
Kasus prostitusi online merupakan salah satu kasus kriminal yang seringkali terjadi di negara Indonesia. Kasus ini dapat menejerat berbagai kalangan, mulai dari kalangan menengah ke bawah hingga kalangan menengah ke atas. Bukan hanya itu saja, kasus ini juga bisa menjerat para artis yang sebagian besar hidup dalam kecukupan. Kasus prostitusi online yang menjerat artis ini lagi-lagi terjadi, kasus prostitusi online anak-anak yang sempat viral akhir-akhir ini menimpa seorang artis yang bernama Cynthiara Alona. 

Kasus ini terungkap ketika aparat polisi menggerebek hotel milik Alona yang menjadi sarang prostitusi anak di bawah umur. Kasus tersebut hanyalah salah satu dari sekian kasus yang tidak terekspose oleh media.

Dari kasus tersebut kita pasti bertanya-tanya, mengapa hingga saat ini masih saja banyak orang yang melakukan pekerjaan yang tidak halal seperti prostitusi online. Beberapa dari kita pun pasti menyudutkan situasi yang terjadi saat ini yakni pandemi. Namun apakah benar situasi pandemi ini menjadi satu-satunya sumber permasalahan dari tindakan kriminal yang sering terjadi di Indonesia, khususnya prostitusi online yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Disini kita akan bersama-sama belajar untuk mengusut permasalahan dari munculnya kasus prostitusi online anak ini hingga ke akar-akarnya.

Dari permasalahan tersebut mungkin bisa diambil beberapa faktor yang mempengaruhinya. Bila kita kembali pada situasi global saat ini, yakni pandemi, kita pasti menyimpulkan bahwa situasi pandemi inilah yang membawa dampak pada kondisi perekonomian masyarakat. Secara keseluruhan, penurunan nilai perekonomian ini mengakibatkan para buruh dan karyawan mengalami pengurangan gaji, bahkan sampai di PHK. PHK ini mengakibatkan jumlah pengangguran yang semakin bertambah. Orang pasti jenuh dengan identitas dirinya sebagai pengangguran, hingga pada akhirnya mereka berusaha mencari jalan lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Demikian juga yang dialami oleh Alona, dia sebagai pemilik hotel merasa resah karena kondisi hotelnya yang sepi. Maka dari itu dia supaya biaya operasional hotel dapat berjalan, Alona membuka hotelnya untuk kegiatan prostitusi online yang melibatkan anak-anak sebagai korbannya.

Lalu berkaitan dengan prostitusi online yang melibatkan anak, yang menjadi pertanyaan adalah mengapa mereka sendiri mau menjadi korban dalam kegiatan prostitusi tersebut. Kembali pada kasus pengangguran yang mengakibatkan kemiskinan dalam keluarga. Situasi itu bisa jadi menimbulkan keprihatinan dari anak untuk membantu perekonomian keluarga. Yang sungguh disayangkan adalah ketika seorang anak ingin mencari pekerjaan dengan penghasilan yang instan dan mudah didapat, maka tidak jarang beberapa dari mereka ikut terlibat dalam pekerjaan yang tidak semestinya, yakni dengan menjadi korban prostitusi online. 

Hal ini dilakukan karena mereka juga menyadari kemampuannya dalam bekerja, lantas kemauan mereka pun juga dibarengi dengan budaya seks bebas yang semakin menjamur di Indonesia. Kondisi ini semakin diperparah dengan tidak adanya jaminan pendidikan yang layak untuk anak-anak tentang seksualitas, hal ini disampaikan oleh tim ICJR (Institute for Criminal Justice Reform) melalui buku pedomannya yang berjudul Melawan Praktik Prostitusi Anak di Indonesia dan Tantangannya yang ditulis pada tahun 2017.

Kasus prostitusi anak yang menimpa artis Cynthiara Alona menjadi fakta bahwa hingga saat ini masih banyak orang yang berminat untuk terlibat dalam kegiatan ini, entah itu menjadi mucikari, pemesan maupun korban dari prostitusi tersebut. Minatnya orang untuk terlibat dalam kegiatan prostitusi ini bukan tanpa sebab, bisa dibilang bahwa hal tersebut didorong oleh kondisi kodrati kultural yang mereka alami di lingkungannya. Misalnya anak yang menjadi korban tersebut terdorong oleh kondisi lingkungan yang tidak memberinya banyak pilihan dalam bekerja, sehingga mereka memutuskan untuk mengambil pekerjaan yang sesuai dengan tuntutan orang-orang disekitarnya, hal itu lagi-lagi demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan dirinya sendiri.

Tim IJCR juga mengungkapkan kembali faktor yang mempengaruhi maraknya kasus prostitusi online tersebut, khususnya faktor kodrati kultural. Kasus ini dipengaruhi oleh faktor maraknya promosi internasional mengenai industri seks anak melalui teknologi dan informasi. Sehari-hari mereka disuguhi hal-hal yang berbau pornografi hingga akhirnya berbuntut pada perilaku menyimpang anak yang mengarah pada seks bebas. Dengan kondisi perekonomian yang minim, budaya seks bebas justru menjadi alat bagi mereka untuk menghasilkan uang, yakni melalui prostitusi online. Dalam hal ini mereka seolah-olah mengesampingkan moral dan martabatnya sebagai manusia demi meraih pendapatan yang cukup.

Berkaca dari situasi konkret yang menjadi akar-akar dari permasalahan tersebut, apakah ada solusi untuk memecahkannya? Ini bukanlah permasalahan yang mudah, bahkan orang yang mumpuni dalam bidang ini pun tidak mampu untuk menyelesaikannya secara keseluruhan. Menurut saya semuanya itu dapat dikembalikan kepada diri kita masing-masing. Hal ini membutuhkan sebuah kesadaran dari orang-orang yang terlibat dalam kasus prostitusi online anak-anak tersebut, sebuah kesadaran yang benar-benar mengarahkan mereka untuk meninggalkan kebiasaan buruk tersebut.

Kesadaran ini hendaknya juga didukung oleh lingkungan sosial tempat tinggalnya seperti keluarga, teman dan masyarakat. Hal ini dikarenakan karakter seorang anak yang pertama-tama berasal dari keluarga dan orang-orang disekitarnya. Keluarga harus menanamkan nilai-nilai moral yang baik kepada anak-anaknya, penanaman nilai moral ini menjadi akar dari situasi kodrati kultural yang ada pada anak-anak.

Kemudian bagaimana dengan maraknya kasus prostitusi online itu sendiri, apa saja cara yang mungkin untuk memberantas kasus prostitusi tersebut? Pertama kita perlu memahami bahwa prostitusi online yang melibatkan anak-anak merupakan bentuk penyimpangan sosial yang melanggar hukum, anak-anak menjadi bahan eksploitasi dan pemuas hasrat seksual. Indonesia sendiri mempunyai lembaga yang melindungi martabat hidup kaum perempuan, khususnya anak-anak. Maka kasus prostitusi online ini menjadi PR besar bagi lembaga perlindungan anak dan perempuan, aparat penegak hukum harus menegaskan hukumnya kepada para pelaku yang terlibat kasus prostitusi anak yang masih marak terjadi.

Penulis : Fransiskus Gilang Agcira Pradana
Maraknya Prostitusi Anak di Indonesia
Ilustrasi prostitusi anak. Photo by Pixabay via pexels.com

Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi generasi muda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Agama,1,Agent Of Change,1,Akreditasi,1,All England,1,Anak Jalanan,1,Anti Korupsi,2,Aplikasi,1,Aplikasi Resep Masakan,1,Atambua,11,Baby Boomer,1,Badminton,1,Banjir,1,Banyuwangi,1,Bawaslu,2,Beasiswa,6,Beasiswa Jadi PNS,1,Beasiswa Pemuda Mendunia,1,Beasiswa SejutaCita,1,Belajar,2,Bencana,1,Bisnis,4,BUCIN,1,Budak CInta,1,Budaya,9,Bulutangkis,1,Bupati Nganjuk,1,BWF,1,Catur,1,Cerita,10,Cerita Pendek,5,CIASTECH 2020,1,Cinta,1,Cipta Kerja,1,Coding,1,Covid-19,15,CPNS,1,Crowdfunding,1,Damai,1,Dana Desa,1,Daniel Osckardo,6,Debat Pilkada,1,Demokrasi,1,Desa,1,Desember,1,Diego Maradona,1,Digital,1,Edhy Prabowo,1,Ekonomi,14,Empat Agenda Seorang Pemulung,1,English Corner,4,English Poem,1,Event,4,Event Hunter Indonesia,1,Fabio Carvalho,1,Featured,3,Features,1,Filosofi Stoisisme,1,Fourth Industry Revolution,1,Fulan Fehan,1,Fulham,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,9,Ganja,1,Gemerlap Kota,1,Generasi Alpha,1,Generasi Muda,1,Generasi Z,2,Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia,1,Gilbert Ryle,1,GMNI,1,google classroom,1,Gunung Ile Lewotolok,1,Gunung Meletus,1,Guru,2,Gus Mus,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Bumi,2,Hari Guru,4,Hari Kartini,1,Hari Kebangkitan Nasional,1,Hari Kesehatan Dunia,1,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hari Persaudaraan Manusia Internasional,2,Hidroponik,1,Himpunan Mahasiswa Islam,2,HMI,2,Home Education,1,Hubungan,1,Hujan,1,Hujan Untuk Kita,1,Hukum,23,Hukum Film,1,Ide Kreatif,1,Indonesia,6,Influencer,1,Inggris,1,Internasional,1,Isak Tangis,1,Islam,3,Islam Kejawen,1,Jhoni Lae,3,Jodoh,1,John Rawls,1,Juliari Batubara,1,Kaboax,1,Karir,14,Keadilan Sosial,1,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Kesejahteraan Masyarakat,1,Komunikasi,1,Komunitas,2,Koperasi,1,Korupsi,2,KPK,1,KRI Nanggala 402,1,Kuliah Kerja Nyata,1,Kupang,1,Leadership,1,Lelaki Berkumis Tipis,1,Lembata,1,Liburan Kuliah,1,Lomba,4,Lomba Karya Tulis Ilmiah,2,Lomba Menulis,2,Long life learning,1,Longsor,1,Lowongan kerja,7,Mafia Tanah,1,Mahasiswa,7,Malang,1,Mama,1,Mandiri Tunas FInance,1,Maret,1,Matematika,1,Membaca,1,Meningkatkan Fokus,1,Menteri Sosial,2,Menyenangkan,1,MICIN,1,Milenial,16,Millenial,6,Miskin Cinta,1,Motivasi,14,MTQ Nasional 28,1,Muhamad Sulaeman,3,Muslimah,1,Nadiem Anwar Makarim,1,Nasional,3,New Normal,1,News,2,NTT,5,Nusa Tenggara Timur,1,Olahraga,5,Omnibus Law,2,Opini,201,Opinion,3,Orleans Masters 2021,1,Pahlawan Tanpa Nama,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pancasila,1,Pandemi Covid-19,2,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paulo Freire,1,Paus Fransiskus,2,Pemilihan Umum,1,Pemilu,1,Pemimpin,1,Pemulihan Ekonomi,4,Pendaftaran Siswa Baru,2,Pendidikan,38,Pendidikan Keluarga,1,Pendidikan Politik,1,Pengabdian,1,Penguatan Bawaslu,1,Perkawinan,1,Petuah Sukma,1,Piala Kemenpora,1,Pilihan Redaksi,19,Pilkada,1,Politik,7,Potensi Diri,1,PPPK,1,Pray For NTT,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Profesi,1,Prostitusi,1,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,46,Puisi Tentang Hujan,1,Puisi Tentang Ibu,1,Quarter Life Crisis,1,Qudwahits Reborn,1,Quote,1,Quotes Kata-Kata Bijak,1,R.A Kartini,1,Raiders Salomon Marpaung,3,Ramalan Zodiak,1,Redeskripsi Sastra,1,REFLEKSI,1,Regional,3,Review,1,Revolusi Industri,4,Ronaldo Filipus Nara,5,Ruang Rindu,1,Sabut Kelapa,1,sastra,30,Sejuta,1,Seminar,1,Semua Berita,7,Senja,1,Senja dan Rindu,1,Sentilan Pagi,1,Senyum Rembulan,1,Sepakbola,1,SJ182,1,SMA,1,SMA 7 September 99 Atambua,4,SMP,1,SMP 7 September 99 Atambua,3,Sobat Cinta,1,SOCIN,1,Sociopreneurship,1,Sosial,72,Sriwijaya Air,1,Status Sosial,1,Sumatera Barat,1,Tahun Baru 2021,1,Tamtama,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,4,Teori Psikologi Adler,1,Teroris,1,Terorisme,1,The Sunrise Of Java,1,Theory Of Justice,1,Timor Leste,2,Tips,14,Tips Kepemimpinan,1,TNI AU,1,Trash Hero Belu,1,Travel,11,Tuhan Bangkit,1,Ulang Tahun,1,UMKM,2,Universitas Muhammadiyah Malang,1,Universitas Timor,1,Urbanisasi,1,Utilitarianisme,1,Vaksin,1,Virus Corona,9,Webinar,4,Website,1,Wirausaha,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,7,YummyApp,1,Zodiak,1,zoom,1,
ltr
item
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif: Maraknya Prostitusi Anak di Indonesia
Maraknya Prostitusi Anak di Indonesia
Kasus Prostitusi online anak-anak yang menimpa Cynthiara Alona hanyalah salah satu dari sekian kasus yang tidak terekspose oleh media.
https://1.bp.blogspot.com/-aokvkJYCWAc/YIPJ43X-PGI/AAAAAAAABaM/tMS7pdisUkM3_dKQsZBKq3srblp3LNKkACLcBGAsYHQ/w640-h422/pexels-photo-236215.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-aokvkJYCWAc/YIPJ43X-PGI/AAAAAAAABaM/tMS7pdisUkM3_dKQsZBKq3srblp3LNKkACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h422/pexels-photo-236215.jpeg
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif
https://www.fianosa.com/2021/04/maraknya-prostitusi-anak-di-indonesia.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2021/04/maraknya-prostitusi-anak-di-indonesia.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content