Pendidikan Keluarga; Fondasi Awal Membangun Kemajuan Bangsa

SHARE:

Cita-citakan founding father yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, bisa terwujud dimulai dari pendidikan keluarga.

Baca Juga :
Pendidikan adalah wacana dan idealisme yang terus diperhatikan, diperbincangkan, bahkan diperjuangkan. Kemjuan suatu bangsa tidak hanya diukur oleh ketahanan pangan dan ekonomi saja. Faktor penting bagi bangsa yang maju adalah pendidikan yang tinggi dan mendapatkan tempat sebagai kebutuhan primer dalam roda kehidupan. Sehingga perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap pendidikan menentukan posisi strategis suatu bangsa.

Kemajuan pendidikan tidak lepas dari peranan sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Kualitas sumber daya manusia dalam mengelola dan membangun pendidikan menghantarkan suatu bangsa pada kemajuan itu sendiri. Sumber daya manusia memiliki pertalian erat terhadap sektor pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan kita haruslah terus menerus diupayakan agar dapat menikmati kemajuan.

Kenyataanya sampai saat ini, pendidikan Indonesia masih banya PR yang harus diselesaiakan mulai dari masyarakatnya hingga pemerintah.

Urbanisasi Dan Segala Tantangannya

Westernisasi telah mengubah pola hidup sebagian besar masyarkat kita saat ini. Pada masa sebelumnya, masyarakat kita sangat kental dengan kearifan lokal masing masing daerah. Salah satunya peranan keluarga dalam membina pendidikan anak. Kedua orang tua menjadi teladan dan tempat curhat bagi anaknya.

Masyarakat pasca modern telah sibuk dengan mata pencaharian masing masing. Mereka sangat individualistik sampai mengorbankan hubungan kekeluargaan. Ayah dan ibu sama-sama mencari pekerjaan secara individu tanpa manajeman keluarga yang baik, sampai anaknya sendiri diterlantarkan, kekurangan kasih sayang kedua orang tua.

Pada dewasa ini tantangan anak didik sangatlah komplek, dimulai dari kesibukan kedua orang tua pada pekerjaan masing-masing –bahkan lebih parahnya adalah sampai perceraian kedua orang tua. Anak dihadapkan pada kenyataan benturan psikis dalam kehidupannya. Di saat seusianya seharusnya mendapatkan kasih sayang lebih dari orang tua, dia harus menerima kenyataan menghadapi sikap dan prilaku yang lebih mementingkan materi daripada kesuksesan anak. Labih ironi lagi, akibat dari pekerjaan dan kesibukan masing-masing mengakibatkan kedua orang tua bertengkar dan bercerai.

Masalah selanjutnya, lingkungan dan masyarakat bukanlah sebagai pendukung terhadap kemajuan pendidikan. Sejatinya, keduanya adalah tempat bagi generasi muda kita untuk belajar dan berprilaku baik, tetapi kenyataanya tidak. Kebobrokan dalam masyarakat diperparah dengan rekaman berbagai kerusakan dalam masyarakat baik berupa fakta, opini atas fakta, simbolisasi, anekdot maupun distrorsinya dalam media. Seperti tayangan televisi saat ini hanya mengedapkan rating tanpa memerhatikan fungsi media sebagai salah satu pendukung terhadap amanat UUD Mencerdaskan kehidupan bangsa. (Anita Lie, 2008: 4).

Masalah lingkungan kita bagi para anak didik adalah kekerasan dan prilaku amoral yang sangat perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak. Lingkungan yang seharusnya menjadi tempat pendukung bagi tumbuh berkembangnya anak dengan baik, harus dinodai dengan berbagai masalah klise yang terus berulang-ulang tanpa ada langkah preventif terutama dari masyarakat. Pendidikan masyarakat kita masih rendah dan terkesan masih jauh dalam usaha mengembangkan potensi pelajar dan menanamkan nilai-nilai spiritual, dan akhirnya tidak berjalan dengan baik pada tatanan praktis. (Mokhammad Ishaq Tholani, 2013: 72).

Pendidikan Keluarga Sebagai Solusi

Keluarga merupakan tempat paling aman seorang anak –bukan hanya belajar- untuk curhat meminta solusi dan lain sebagainya. Maka selayaknya sebagai orang tua, seharusnya open all problem, tidak terkesan mengabaikan atau bahkan menghindar dari anak. Mengenai pekerjaan bisa menjadi prioritas nomor dua daripada pendidikan dan masa depan seorang anak.

Semua itu perlu dilandasi kesadaran orang tua akan urgensi pendidikan untuk sang anak. pendidkan yang akan membawa kehidupan keluarganya lebih baik kelak ketika anaknya menjadi pemimpin keluarga menggantikan bapak. Kesadaran yang dimaksud adalah dorongan orang tua untuk terus menerus men-support pendidikan agar terus berlanjut sampai jenjang yang tinggi. Pendidikan keluarga sama maknanya dengan pendidikan yang teraplikasi dalam rumah sejak usia dini.

Sadar pendidikan dan menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung bagi anak untuk belajar dan terus belajar, juga harus diimbangi oleh orang tua untuk me-manage sistem kekeluargaan dengan baik; menyelesaikan konfilk rumah tangga dan berusaha menjauhi perceraian. Ayah menjadi kepala keluarga memberikan khidmat dalam mengayomi, menafkahi dan bertangggung jawab kepada anggota keluarganya. Ibu sebagai sosok yang paling dekat dengan anak, dituntut untuk “sok serba tau” terhadap kemauan dan pemenuhan psikis serta pendidikan anak, menjadi guru semua mata pelajaran. Benar pernyataan “Ibu adalah guru pertama bagi anak-anak kita”.

Apabila semua anggota keluarga memainkan peran sesuai dengan kewajiban masing-masing. Harapan untuk menciptakan iklim belajar di rumah yang aman dan menyenangkan bagi anak pasti akan terwujud. Dari satu keluarga yang peduli terhadap pendidikan, setidaknya membuat keluarga lainnya ikut meneladani agar nantinya menciptakan masyrakat yang melek pendidikan. Akhirnya Indonesia yang dicita-citakan oleh founding father; mencerdaskan kehidupan berbangsa, bisa terwujud dimulai dari pendidikan keluarga.

Sumber Rujukan

Amin, Alfauzan. 2017. Sinergitas Pendidikan Keluarga. At-Ta’lim. Vol 16, No 1. 121-122

Awwaliyah, Robi’atul. 2017. Inovasi Pendidikan: Upaya Penyelesaian Problematika Pendidikan di Indonesia. Islam Nusantara. Vol 1, No 2. 149

Tholani, Mokhammad Ishaq. 2013. Problematika Pendidikan di Indonesia Telaah Aspek Budaya. STKIP Muhammadiyah. Vol 1. No 2 . 70-73

Lie, Anita, dkk. 2018. Pendidikan Nasional Dalam Reformasi Politik dan Kemasyarakatan. Cet 2. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Penulis : Ahmad Rofiq
Pendidikan Keluarga; Fondasi Awal Membangun Kemajuan Bangsa
Pendidikan keluarga. Photo by cottonbro via pexels.com
Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi generasi muda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Agama,4,Agent Of Change,1,Akreditasi,1,All England,1,Amin Rais,1,Anak Jalanan,1,Anti Korupsi,2,Anugerah Pesona Indonesia,1,Aplikasi,1,Aplikasi SehatQ,1,Argentina,1,Atambua,13,Baby Boomer,1,Badan Kurus,1,Badminton,1,Bali,1,Banjir,1,Banyuwangi,1,Bawaslu,2,Belajar,2,Bencana,1,Bermanfaat Untuk Lingkungan,1,Bisnis,4,Boba,1,BUCIN,1,Budak CInta,1,Budaya,10,Bulutangkis,1,Bupati Nganjuk,1,BWF,1,Cafe Amor Dualaus,1,Catur,2,Cerita,16,Cerita Pendek,15,CIASTECH 2020,1,Cinta,1,Cipta Kerja,1,Coding,1,Copa America 2021,1,Covid-19,22,Crowdfunding,1,Damai,1,Dana Desa,1,Daniel Osckardo,7,Debat Pilkada,1,Demokrasi,2,Desa,1,Desember,1,Diego Maradona,1,Digital,1,Direktori Penyakit,1,Dokumen,1,Drama Hukum,1,Drama Korea,1,Drama Korea Tentang Hukum,1,Edhy Prabowo,1,Ekonomi,13,Empat Agenda Seorang Pemulung,1,English Corner,4,English Poem,1,Euro 2020,1,Fabio Carvalho,1,Fanatisme,1,Film Cinta Bete,1,Film Hukum,1,Filosofi Stoisisme,1,Fourth Industry Revolution,1,Fresh Graduate,1,Fulan Fehan,3,Fulham,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,9,Ganja,1,Gemerlap Kota,1,Generasi Alpha,1,Generasi Muda,1,Generasi Z,2,Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia,1,Ghetto,1,Gilbert Ryle,1,GMNI,1,google classroom,1,Guru,2,Gus Mus,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Bumi,2,Hari Guru,4,Hari Kartini,1,Hari Kebangkitan Nasional,1,Hari Kesehatan Dunia,1,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hari Persaudaraan Manusia Internasional,2,Home Education,1,Hubungan,1,Hujan,1,Hujan Untuk Kita,1,Hukum,19,Hukum Film,2,Ide Kreatif,1,IKADAR Bali,1,Ikawiga,1,Indonesia,5,Influencer,1,Inggris,2,Internasional,2,Ir. Soekarno,1,Isak Tangis,1,Islam,3,Islam Kejawen,1,Jhoni Lae,3,Jodoh,1,John Rawls,1,Juliari Batubara,1,Kaboax,1,Karir,4,Keadilan Sosial,1,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Kesejahteraan Masyarakat,1,Komunikasi,2,Komunitas,1,Koperasi,1,Korupsi,2,KPK,1,KRI Nanggala 402,1,Kuliah Kerja Nyata,1,Kupang,1,Leadership,1,Lelaki Berkumis Tipis,1,Liburan Kuliah,1,Liga 3,1,Lokastithi Giribadra,1,Lomba,4,Lomba Karya Tulis Ilmiah,2,Lomba Menulis,2,Long life learning,1,Longsor,1,Lowongan kerja,1,Mafia Tanah,1,Mahasiswa,6,Malang,2,Malang United,2,Mama,1,Maret,1,Matematika,1,Media Sosial,1,Membaca,1,Membangun Setting Lokasi,1,Membuat SKCK,1,Memperpanjang SKCK,1,Meningkatkan Fokus,1,Menteri Sosial,2,Menyenangkan,1,Messi,1,Michael Focault,1,MICIN,1,Milenial,15,Millenial,9,Minuman boba,1,Miskin Cinta,1,Motivasi,15,MTQ Nasional 28,1,Muhamad Sulaeman,2,Nadiem Anwar Makarim,1,Nasib Negeri Kanibal,1,Nasional,5,Neo Ghetto,1,New Normal,1,News,9,NTT,4,Nusa Tenggara Timur,10,Olahraga,11,Omnibus Law,2,Opini,207,Opinion,3,Pahlawan Tanpa Nama,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pana Mone Hill Stone,1,Pancasila,2,Pandemi Covid-19,11,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paulo Freire,1,Paus Fransiskus,2,Pemilihan Umum,1,Pemilu,1,Pemimpin,1,Pemulihan Ekonomi,5,Pendaftaran Siswa Baru,2,Pendidikan,38,Pendidikan Keluarga,1,Pendidikan Politik,1,Penguatan Bawaslu,1,Perkawinan,1,Pesta Demokrasi,1,Petuah Sukma,1,Piala Kemenpora,1,Pikabo,1,Pilihan Redaksi,25,Pilkada,1,Politik,8,Politik Uang,1,Pompa ASI,1,Potensi Diri,1,Pray For NTT,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Profesi,1,Prostitusi,1,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,46,Puisi Tentang Hujan,1,Puisi Tentang Ibu,1,Purbalingga,1,Quarter Life Crisis,1,Quote,2,Quotes Kata-Kata Bijak,2,R.A Kartini,1,Raiders Salomon Marpaung,3,Ramalan Zodiak,1,Redeskripsi Sastra,1,Regional,1,Revolusi Industri,4,Ronaldo Filipus Nara,5,Ruang Rindu,1,Sabut Kelapa,1,sastra,30,SehatQ,1,Sei,1,Semua Berita,14,Senja,1,Senja dan Rindu,1,Sentilan Pagi,1,Senyum Rembulan,1,Sepakbola,5,SKCK,1,Skripsi,1,SMA 7 September 99 Atambua,4,SMP 7 September 99 Atambua,3,Sobat Cinta,1,SOCIN,1,Sociopreneurship,1,Sosial,70,Sponsored,3,Status Sosial,1,Suku di Indonesia,1,Sumatera Barat,1,Sumba,1,Taekwondo,1,Tahun Baru 2021,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,4,Teori Psikologi Adler,1,The Sunrise Of Java,1,Theory Of Justice,1,They Feynman,1,TikTok,1,Timor Leste,3,Tips,24,Tips Kepemimpinan,1,Tips Menulis,1,Toraja,1,Tradisi,1,Trash Hero Belu,1,Travel,14,Tuhan Bangkit,1,Ulang Tahun,1,UMKM,2,Universitas Timor,1,Universitas Widyagama,1,Urbanisasi,1,Utilitarianisme,1,Video Game,1,Virus Corona,13,Webinar,1,Website,1,Wirausaha,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,7,Youtube,1,Youtuber,1,Zodiak,1,zoom,1,
ltr
item
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif: Pendidikan Keluarga; Fondasi Awal Membangun Kemajuan Bangsa
Pendidikan Keluarga; Fondasi Awal Membangun Kemajuan Bangsa
Cita-citakan founding father yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, bisa terwujud dimulai dari pendidikan keluarga.
https://1.bp.blogspot.com/-kXV1DLQO2Ig/YBrXdPKBBLI/AAAAAAAABXI/c_Q_d2FbUAseTsDAbP6WkmknCF1PmnybQCLcBGAsYHQ/w640-h426/pexels-photo-4569340.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-kXV1DLQO2Ig/YBrXdPKBBLI/AAAAAAAABXI/c_Q_d2FbUAseTsDAbP6WkmknCF1PmnybQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h426/pexels-photo-4569340.jpeg
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif
https://www.fianosa.com/2021/02/pendidikan-keluarga-fondasi-awal.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2021/02/pendidikan-keluarga-fondasi-awal.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA Topik Terkait ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Topik Terkait Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content