Kebutuhan Krusial Bagi Manusia Pada Masa Pandemi Covid-19 (Sebuah Refleksi Filosofis)

SHARE:

Covid-19 sangat memberikan pengaruh yangsignifikan dalam empat sektor kehidupan manusia yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, perempuan dan anak

Baca Juga :

Sebuah Pengantar

Kurang lebih pada bulan Maret hingga sekarang pandemi covid-19 masih membayang-bayangi kehidupan manusia dalam berbagai sektor. Keadaan seperti ini membuat setiap orang khawatir, takut, resah, merasa kehilangan kebebasan dalam beraktivitas, mengalami stress dan masih banyak yang lainnya. Hal tersebut juga dirasakan dalam empat sektor kehidupan manusia yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, perempuan dan anak selama beberapa bulan yang telah berlalu. 

Keempat sektor tersebut merupakan permasalahan yang krusial yang perlu dipikirkan, direnungkan dan diselesaikan dalam garda terdepan. Oleh karena itu, setiap orang memiliki peran masing-masing dalam masyarakat untuk memulihkan keadaan yang ada supaya kembali sejak dahulu kala. Covid-19 adalah musuh terbesar bagi setiap orang, maka perlu memiliki sikap yang sehat, positif dan berkeutamaan dalam menghadapinya. Pertanyaanya adalah apa yang seharusnya dibutuhkan oleh manusia masa pandemi covid-19?

Kesehatan

Permasalahan mendasar dalam kehidupan manusia era sekarang salah satunya adalah kesehatan. Karena dengan kesehatan manusia tetap dapat melanjutkan hidup di dalam dunia. Namun permasalahannya, kebanyakan orang melihat dan memiliki kesadaran bahwa kesehatan hanya dalam ruang fisik saja, karena setiap di antara kita tentunya hanya melihat sisi yang diserang oleh covid-19. Sesungguhnya kesehatan itu memiliki berbagai ruang, salah satunya kesehatan sosial, di mana kondisi seseorang memiliki hubungan sehat dengan sesamanya. 

Seorang filsuf Jerman bernama Martin Buber mengatakan bahwa hubungan satu orang dengan sesama haruslah bersifat timbal-balik dan di dasari oleh cinta, maka setiap orang akan merasakan bahwa saya memiliki kehidupan ini bukan hanya untuk diri saya sendiri tetapi untuk menolong sesama. Pendek kata, setiap orang dituntut untuk memiliki sikap altruis, yakni berkorban bagi sesama atau tidak mementingkan diri sendiri. Aksi nyata dalam masa pandemi ini untuk berkorban bagi sesama sangatlah mudah dan dapat dimulai dari hal-hal kecil, misalnya tidak sungkan mengajak teman-sahabat, keluarga, kekasih, dan sesama untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dari sesama, mengingatkan sesama untuk selalu mencuci tangan, memberi masker kepada orang-orang yang membutuhkan dan masih banyak perbuatan lainnya yang dapat dilakukan oleh setiap orang.

Pendidikan

Berbicara mengenai kesehatan, tentunya tidak terlepas dari kesehatan pendidikan juga. Pada dasarnya karakteristik pendidikan yakni pelajar mendapatkan ilmu pengetahuan melalui dua metode; pertama menurut R.S Peters yakni imanen; di mana mereka mempelajari segala sesuatu atau mendapatkan ilmu pengetahuan menurut pengalaman diri mereka sendiri. Hal itu dapat berupa ketika mereka membaca buku, melihat dan memahami berita di televesi, memaknai film atau sinetron, membongkar atau merakit mainan dan sebagainya (ilmu pengetahuan dari sudut pandang peserta didik). 

Kedua, metode transitif menurut Thomas Aquinas, yang di mana mereka mendapatkan ilmu pengetahuan itu dari seorang pengajar dapat berupa seorang guru, dosen, tokoh agama, orang tua, kakak, teman sebaya atau orang-orang yang di sekelilingnya (ilmu pengetahuan dari sudut pandang pendidik).

Dalam konteks di sekolah formal (PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA) yang melaksanakan proses belajar-mengajar ketika masih dalam masa normal atau pra-pandemi sebelum melanda kehidupan manusia telah menerapkan kedua metode tersebut, akan tetapi lebih dominan pada metode kedua sedangkan metode pertama lebih sedikit ditekan, sehingga kebanyakan mereka mengalami jenuh, bosan dan lelah di dalam kelas jika seorang pengajar hanya menjejalkan terus-menerus ilmu pengetahuan yang mereka miliki proses belajar-mengajar tanpa mengerti, memahami dan menyentuh pengalaman anak didik. 

Sedangkan dalam konteks sekarang, dua metode harus dijalankan dengan seimbang atau lima puluh persen dari guru berupa tugas-tugas, guru menyuruh anak didik untuk melihat siaran PJJ di TVRI atau pun mendengarkan penjelasan melalui zoom maupun google meet dan lima puluh persen yakni pelajar mencari keterkaitan atau menyatukan antara ilmu pengetahuan yang telah di dapatkan dari pengajar dengan pengalaman mereka sendiri. Oleh karena itu, sangat penting adanya kerja sama antara pengajar dengan wali murid supaya si anak dapat memperoleh, mendapatkan dan memahami ilmu pengetahuan dengan baik sekaligus menyenangkan. Sehingga pendidikan dapat membawa peserta didik kepada hidup berkeutamaan supaya mencapai kebahagiaan sejati.

Ekonomi

Masa pandemi Covid-19 juga mengakibatkan kesehatan ekonomi nasional terganggu. Produksi terus bertambah tetapi konsumsi terus menurun bahkan sampai berhenti. Menurut John Maynard Keynes keadaan seperti ini tidaklah ideal karena ketika semua orang menahan uang, maka terjadi pengangguran besar-besaran. Seharusnya uang selalu terus berjalan, tingkat konsumsi meningkat dan roda perekonomian juga berputar lebih cepat supaya tidak terjadi deflasi. Oleh karena itu, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang ada guna menunjang peningkatan tingkat konsumsi. Namun, permasalahan mendasar yakni kebijakan sudah dibuat sedemikian rupa untuk menciptakan kehidupan bersama lebih baik, tetapi apakah setiap orang memiliki kesadaran bahwa relasi dengan sesama bukanlah seperti relasi dengan benda-benda yang hanya dimanfaat saja, melainkan harus ada timbal-balik dan di dasari oleh cinta? 

Jika setiap orang dalam masa pandemi masih mementingkan diri sendiri, maka tidak akan membawa perubahan terutama dalam hal perekonomian. Menurut Adam Smith, terdapat tiga unsur penting dalam pasar bebas, yakni freedom, self-interest and competition. Namun, ada satu unsur yang dia lupakan yakni cooperation. Dengan adanya kerja sama, self-interest tidak akan mengarah pada selfisness. Melainkan akan menumbuhkan kesadaran bahwa hidup dalam kerja sama sesuai dengan ciri khas kehidupan manusia yakni sebagai makhluk sosial. 

Perempuan dan Anak

Pandemi covid-19 telah melanda kehidupan manusia Indonesia sekian bulan dan tidak hanya menyerang kesehatan perekonomian saja, melainkan juga membuat tumpukkan permasalahan tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terutama kepada perempuan dan anak. Adakah kekerasan terhadap orang lelaki? Tentunya ada. Seharusnya dalam situasi seperti ini, kerja sama dan rasa kasih sayang di dalam keluarga perlu di bentuk dan di bangun sekuat mungkin. Bukannya bertengkar, berdebat atau memukul satu sama lain sehingga menyebabkan hubungan di dalam keluarga menjadi hancur dan retak. 

Peristiwa KDRT terjadi karena memiliki beberapa persoalan atau penyebab, misalnya, karena kondisi ekonomi, stress harus melakukan pekerjaan ganda, mengajari anak dalam hal sekolah dan masih banyak yang lainnya. Menurut pandangan seorang filsuf eksistensialis yakni Martin Buber, seharusnya di dalam keluarga harus membangun relasi yang bersifat timbal-balik (mutual-reciprocal) dan berpondasi pada cinta kasih satu sama lain. Karena membangun hidup berkeluarga bukan atas dasar egois melainkan altruis, yang di mana tingkah laku yang selalu ditampakan, dilakukan dan dihayati yaitu terarah kepada yang lain demi yang lain. Sebagai seorang kepala rumah tangga memberikan dirinya sepenuhnya kepada istri serta anak dan begitu pula sebaliknya tiap-tiap anggota keluarga seharusnya. Maka, terbangunlah kehidupan berkeluarga yang memiliki keutamaan untuk mencapai kebahagiaan sejati.

Cinta Filosofis

Apa yang dibutuhkan sesungguhnya dalam menghadapi dan menjalani kehidupan pada era pandemi covid-19 terutama pada empat sektor kehidupan di atas? Menurut Martin Buber, salah satu filsuf eksistensialis Jerman, mengatakan bahwa setiap orang haruslah memiliki kesadaran penuh dalam dirinya, yang sesungguhnya manusia hidup dalam tingkatan relasi berbeda-beda dengan sekelilingnya. Tingkat pertama, relasi manusia dengan benda-benda atau disebut sebagai “I-It relation”, yang di mana dalam relasi seperti ini tidak ada sikap timbal-balik dalam menjalin relasi. Manusia hanya memakai, memanfaatkan, dan memperalat benda-benda. 

Tingkat kedua, relasi manusia dengan sesamanya, yakni “I-Thou relation,” yang di mana “aku” dan “engkau” memiliki relasi timbal-balik yang di dasari oleh cinta satu sama lain. Relasi dalam tingkat kedua inilah yang sangat dibutuhkan oleh manusia yang hidup pada era pandemi covid-19. Karena relasi di tingkat kedua ini membuat setiap manusia mencapai eksistensi yang otentik. Walaupun setiap manusia mengalami gabut, stress, khawatir, ketakutan atau pun kegelisahan, namun dengan berbagi cinta seseorang akan mengalami merasa damai, tenang, nyaman dan bebas meski masih dalam ruang terancam. 

Relasi “I-Thou” sangat dibutuhkan dalam kehidupan bersama yang manusiawi, karena mengajak setiap orang membentuk sikap altruis, yakni berorientasi pada tingkah laku kehidupan masing-masing orang bukan untuk dirinya sendiri melainkan bagi sesama. Karena manusia tidak dapat hidup sendiri dan masih tetap membutuhkan sesamanya. Maka, tunggu apa lagi untuk berbuat kasih? Lakukan sekarang juga!!!

Penulis : Yohanes Yupiter Alexander
Masa Pandemi Covid-19
Masa pandemi diseluruh dunia. Via pexels.com
Cloud Hosting Indonesia
Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi generasi muda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Agama,1,Agent Of Change,1,Akreditasi,1,All England,1,Anak Jalanan,1,Anti Korupsi,2,Aplikasi,1,Aplikasi Resep Masakan,1,Atambua,9,Baby Boomer,1,Badminton,1,Banjir,1,Banyuwangi,1,Bawaslu,2,Beasiswa,6,Beasiswa Jadi PNS,1,Beasiswa Pemuda Mendunia,1,Beasiswa SejutaCita,1,Belajar,2,Bencana,1,Berita,3,Bisnis,4,BUCIN,1,Budak CInta,1,Budaya,8,Bulutangkis,1,BWF,1,Cerita,9,Cerita Pendek,4,CIASTECH 2020,1,Cinta,1,Cipta Kerja,1,Coding,1,Covid-19,14,Crowdfunding,1,Damai,1,Dana Desa,1,Daniel Osckardo,6,Debat Pilkada,1,Demokrasi,1,Desa,1,Desember,1,Diego Maradona,1,Digital,1,Edhy Prabowo,1,Ekonomi,12,Empat Agenda Seorang Pemulung,1,English Corner,4,English Poem,1,Event,4,Event Hunter Indonesia,1,Featured,3,Features,1,Filosofi Stoisisme,1,Fourth Industry Revolution,1,Fulan Fehan,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,4,Ganja,1,Gemerlap Kota,1,Generasi Alpha,1,Generasi Muda,1,Generasi Z,2,Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia,1,Gilbert Ryle,1,GMNI,1,google classroom,1,Gunung Ile Lewotolok,1,Gunung Meletus,1,Guru,2,Gus Mus,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Bumi,2,Hari Guru,4,Hari Kartini,1,Hari Kebangkitan Nasional,1,Hari Kesehatan Dunia,1,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hari Persaudaraan Manusia Internasional,2,Hidroponik,1,Himpunan Mahasiswa Islam,2,HMI,2,Home Education,1,Hubungan,1,Hujan,1,Hujan Untuk Kita,1,Hukum,22,Hukum Film,1,Ide Kreatif,1,Indonesia,6,Influencer,1,Inggris,1,Internasional,1,Isak Tangis,1,Islam,3,Islam Kejawen,1,Jhoni Lae,3,John Rawls,1,Juliari Batubara,1,Kaboax,1,Karir,10,Keadilan Sosial,1,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Kesejahteraan Masyarakat,1,Komunikasi,1,Komunitas,2,Koperasi,1,Korupsi,1,Kuliah Kerja Nyata,1,Kupang,1,Leadership,1,Lelaki Berkumis Tipis,1,Lembata,1,Liburan Kuliah,1,Lomba,4,Lomba Karya Tulis Ilmiah,2,Lomba Menulis,2,Long life learning,1,Longsor,1,Lowongan kerja,5,Mafia Tanah,1,Mahasiswa,7,Malang,1,Mama,1,Mandiri Tunas FInance,1,Maret,1,Matematika,1,Membaca,1,Meningkatkan Fokus,1,Menteri Sosial,2,Menyenangkan,1,MICIN,1,Milenial,16,Millenial,6,Miskin Cinta,1,Motivasi,12,MTQ Nasional 28,1,Muhamad Sulaeman,3,Muslimah,1,Nadiem Anwar Makarim,1,Nasional,1,New Normal,1,News,1,NTT,5,Nusa Tenggara Timur,1,Olahraga,3,Omnibus Law,2,Opini,189,Opinion,3,Orleans Masters 2021,1,Pahlawan Tanpa Nama,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pancasila,1,Pandemi Covid-19,1,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paulo Freire,1,Paus Fransiskus,2,Pemilihan Umum,1,Pemilu,1,Pemimpin,1,Pemulihan Ekonomi,3,Pendidikan,38,Pendidikan Keluarga,1,Pendidikan Politik,1,Pengabdian,1,Penguatan Bawaslu,1,Perkawinan,1,Petuah Sukma,1,Piala Kemenpora,1,Pilihan Redaksi,18,Pilkada,1,Politik,6,Potensi Diri,1,Pray For NTT,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Profesi,1,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,42,Puisi Tentang Hujan,1,Puisi Tentang Ibu,1,Quarter Life Crisis,1,Qudwahits Reborn,1,Quote,1,Quotes Kata-Kata Bijak,1,R.A Kartini,1,Ramalan Zodiak,1,Redeskripsi Sastra,1,REFLEKSI,1,Review,1,Revolusi Industri,4,Ronaldo Filipus Nara,5,Ruang Rindu,1,Sabut Kelapa,1,sastra,29,Sejuta,1,Seminar,1,Senja,1,Senja dan Rindu,1,Sentilan Pagi,1,Senyum Rembulan,1,Sepakbola,1,SJ182,1,SMA,1,SMA 7 September 99 Atambua,3,SMP,1,SMP 7 September 99 Atambua,2,Sobat Cinta,1,SOCIN,1,Sociopreneurship,1,Sosial,67,Sriwijaya Air,1,Status Sosial,1,Sumatera Barat,1,Tahun Baru 2021,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,4,Teori Psikologi Adler,1,Teroris,1,Terorisme,1,The Sunrise Of Java,1,Theory Of Justice,1,Tips,23,Tips Kepemimpinan,1,Trash Hero Belu,1,Travel,11,Tuhan Bangkit,1,Ulang Tahun,1,UMKM,2,Universitas Muhammadiyah Malang,1,Universitas Timor,1,Urbanisasi,1,Utilitarianisme,1,Vaksin,1,Virus Corona,8,Webinar,4,Website,1,Wirausaha,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,7,YummyApp,1,Zodiak,1,zoom,1,
ltr
item
Inspiring Everyone - Fianosa: Kebutuhan Krusial Bagi Manusia Pada Masa Pandemi Covid-19 (Sebuah Refleksi Filosofis)
Kebutuhan Krusial Bagi Manusia Pada Masa Pandemi Covid-19 (Sebuah Refleksi Filosofis)
Covid-19 sangat memberikan pengaruh yangsignifikan dalam empat sektor kehidupan manusia yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, perempuan dan anak
https://1.bp.blogspot.com/-ezLqqz7jCHs/X_Kw3PyNhtI/AAAAAAAABO8/TXZ_hZeQh1kd-onMKOMf7pTWoM3OkFLVQCLcBGAsYHQ/w640-h426/FOTO%2BFIANOSA%2B%25284%2529.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ezLqqz7jCHs/X_Kw3PyNhtI/AAAAAAAABO8/TXZ_hZeQh1kd-onMKOMf7pTWoM3OkFLVQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h426/FOTO%2BFIANOSA%2B%25284%2529.jpg
Inspiring Everyone - Fianosa
https://www.fianosa.com/2021/01/kebutuhan-krusial-bagi-manusia-masa.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2021/01/kebutuhan-krusial-bagi-manusia-masa.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content