Puisi-Puisi Oleh Silivester Kiik. (Part II)

SHARE:

Ku ingin membiarkan hati yang rapuh ini, dengan genggaman sekuntum mawar yang sudah tak wangi, dan sedikit keajaiban yang tak pasti.

"Ku ingin membiarkan hati yang rapuh ini, dengan genggaman sekuntum mawar yang sudah tak wangi, dan sedikit keajaiban yang tak pasti." 

MATA KATA 
mereka telah pergi jauh 
dengan uluran tangan kehampaan 
tak lagi peduli 
antara dua jalur "kebenaran dan kebohongan" 

mereka meninggalkan bekas 
antara satu sisi dan lainnya 
dan menyimpan luka 
untuk melihat dan mengingat kata yang tak pernah usai.

MENYULAM BAIT-BAIT RINDU 
di sini !!! 
di pintu batas kota 
masih saja menyimpan rindu 
pada tiap-tiap lembar yang polos
 menyulamnya jadi potret kenangan 

di sini !!! 
masih saja pada catatan waktu 
dengan jejak-jejak kaki yang sama 
dengan sejumlah peka yang sama pula 
biarlah pangkuanmu menyatukan hal yang abadi.

RAPUH 
Ku ingin membiarkan hati yang rapuh ini, 
Dengan genggaman sekuntum mawar yang sudah tak wangi, 
Dan sedikit keajaiban yang tak pasti.

PUING-PUING USANG YANG TERCATAT 
puing-puing usang masih menyendiri di tepi pantai, 
menggigil di atas pasir tanpa gerak, 
gemuruh gelombang mengangkatnya, 
dengan mulutnya terbuka tanpa pesan. 

angin malam menyentuh dengan tangannya, 
mengeluarkan noda-noda di atasnya, 
seraya menyerukan isyarat sebuah kematian, 
di bukit pasir segalanya bermuara. 

bulu-bulu burung camar yang ditembak masih rapi tersimpan, 
botol-botol masih menggulingkan raganya dengan bisu, 
ikan-ikan ditemukan mulai membengkak, 
menunggu giliran untuk lenyap. 

jam demi jam, 
hari demi hari, 
tanah yang berlumpur meluncur jauh,
pohon-pohon kerdil pulas dalam rayuan tangan-tangan berdosa. 

masih saja hati pemilik akal bertingkah seperti cerobong pabrik, 
yang menatap seluruh ciptaan adalah haknya, 
bahkan ia sendiri tak tahu, 
hiruk-pikuk jejaknya hanya sebuah kekosongan.

Penulis: Silivester Kiik [Founder Sahabat Pena Likurai]

Puisi
photo by : daria. via pexels.com
Name

Aplikasi,1,Aplikasi Resep Masakan,1,Atambua,9,Bawaslu,2,Beasiswa,4,Beasiswa Jadi PNS,1,Beasiswa Pemuda Mendunia,1,Belajar,2,Bisnis,4,Budaya,7,Cerita,8,Cerita Pendek,1,Cinta,1,Cipta Kerja,1,Covid-19,4,Crowdfunding,1,Dari Komunitas,1,Desa,1,Diego Maradona,1,Digital,1,Edhy Prabowo,1,Ekonomi,2,Empat Agenda Seorang Pemulung,1,English Corner,3,Event Hunter Indonesia,1,Featured,5,Features,1,Filosofi Stoisisme,1,Fulan Fehan,1,google classroom,1,Gunung Ile Lewotolok,1,Gunung Meletus,1,Guru,2,Hari Bumi,2,Hari Guru,4,Hari Kartini,1,Hari Keehatan Dunia,1,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hidroponik,1,Himpunan Mahasiswa Islam,1,HMI,1,Hubungan,1,Hujan,1,Hujan Untuk Kita,1,Hukum,17,Hukum Film,1,Influencer,1,Internasional,1,Isak Tangis,1,Islam,2,Islam Kejawen,1,Kaboax,1,Karir,9,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Komunitas,2,Kupang,1,Leadership,1,Lelaki Berkumis Tipis,1,Lembata,1,Lomba,3,Lomba Menulis,1,Lowongan kerja,5,Mahasiswa,1,Mama,1,Mandiri Tunas FInance,1,Maret,1,Matematika,1,Membaca,1,Meningkatkan Fokus,1,Menyenangkan,1,Milenial,13,Motivasi,12,MTQ Nasional 28,1,New Normal,1,NTT,5,Olahraga,2,Omnibus Law,1,Opini,136,Opinion,2,Pahlawan Tanpa Nama,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paus Fransiskus,1,Pemimpin,1,Pendidikan,21,Pengabdian,1,Perkawinan,1,Pilihan Redaksi,13,Politik,1,Potensi Diri,1,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,32,Quarter Life Crisis,1,Qudwahits Reborn,1,R.A Kartini,1,Ramalan Zodiak,1,Redeskripsi Sastra,1,REFLEKSI,1,Review,1,Revolusi Industri,3,sastra,11,Senja dan Rindu,1,Sentilan Pagi,1,Senyum Rembulan,1,SMA 7 September 99 Atambua,3,SMP 7 September 99 Atambua,2,Sociopreneurship,1,Sosial,43,Sumatera Barat,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,3,Teori Psikologi Adler,1,Teroris,1,Terorisme,1,Tips,22,Trash Hero Belu,1,Travel,10,Tuhan Bangkit,1,Universitas Muhammadiyah Malang,1,Virus Corona,3,Wirausaha,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,6,YummyApp,1,Zodiak,1,zoom,1,
ltr
item
Inspiring Everyone - Fianosa: Puisi-Puisi Oleh Silivester Kiik. (Part II)
Puisi-Puisi Oleh Silivester Kiik. (Part II)
Ku ingin membiarkan hati yang rapuh ini, dengan genggaman sekuntum mawar yang sudah tak wangi, dan sedikit keajaiban yang tak pasti.
https://1.bp.blogspot.com/-Mdk-RFxQcPs/X5_ARcM1InI/AAAAAAAAA2M/w9FCEoumJeMJzBU2DItbBvMM8mk7ky3nQCLcBGAsYHQ/FOTO%2BFIANOSA.png
https://1.bp.blogspot.com/-Mdk-RFxQcPs/X5_ARcM1InI/AAAAAAAAA2M/w9FCEoumJeMJzBU2DItbBvMM8mk7ky3nQCLcBGAsYHQ/s72-c/FOTO%2BFIANOSA.png
Inspiring Everyone - Fianosa
https://www.fianosa.com/2020/11/puisi-puisi-oleh-silivester-kiik-part-ii.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2020/11/puisi-puisi-oleh-silivester-kiik-part-ii.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content