Being A Good Influencer : Cara Anak Muda Survive di Era Sekarang

SHARE:

Being a good influencer adalah cara anak muda untuk survive di era ini. Aturan perundangan ITE kini dipakai dan Hukum telah secara tegas mengatur itu

Baca Juga :
Siapa, sih, yang tidak kenal dengan internet? Hampir semua orang di dunia mengenal dan memakai internet untuk menunjang kebutuhan dan aktivitasnya sehari-hari. Revolusi Industri 4.0 yang menjadikan “internet for all things”, banyak mengubah tatanan hidup masyarakat. Kini, semua serba online. Jasa, barang, bahkan pekerjaanpun banyak yang tersedia secara online. Begitu pula dengan informasi, menyebar secara cepat tanpa peduli lagi dengan adanya ruang dan jarak.

Millenials dan Generasi Z adalah dua generasi yang bisa dibilang paling terdampak akan adanya arus perubahan ini. Dilihat dari data yang ada pun, sebagian besar Millenials Indonesia telah bergabung dengan internet dengan angka diatas 80% dari total pengguna internet. Sedangkan Generasi Z berada di angka 20%. 

Hal ini menjadikan stigma di masyarakat, khususnya generasi yang lebih tua, menganggap bahwa kedua generasi ini adalah generasi pemalas dan serba instan. Tak ayal, kita kerap menjumpai anak-anak muda yang sedang asyik nongkrong di kafe namun sibuk dengan hp-nya masing-masing. Atau mungkin anak-anak dirumah yang seringkali merengek untuk minta main hp. Ada pula berbagai aplikasi yang menyediakan pengantaran makanan tanpa harus keluar dan masih banyak lagi. Padahal itu adalah efek dari revolusi industri 4.0 dan kedua generasi ini tak dapat memungkirinya dan tak sepenuhnya dapat disalahkan.

Tentu saja, ini menjadi catatan bagi generasi Millenials dan Generasi Z bagaimana agar selain menjadi para terdampak, mereka bisa memberikan dampak kepada orang-orang dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini. Fenomena booming-nya seleb-seleb di media sosial, seperti selebgram, seleb tiktok, youtuber, dan lain-lain, merupakan salah satu cara anak muda untuk meng-influence orang-orang di sekitar mereka. Konten apa yang akan disebarkan kembali lagi ke pribadi masing-masing, bisa baik dan bisa pula buruk.

Mengapa, sih, hal ini penting untuk dilakukan Millenials dan Generasi Z?

Generasi Millenials dan Generasi Z adalah dua generasi yang memiliki sifat 3C, yaitu connected, creative, dan confident. Ketiga komponen tersebut bisa dieksplor melalui media-media sosial yang dimiliki. Kedua generasi ini adalah generasi yang tidak mengenal jarak dan tempat sehingga impact dari apa yang dikerjakan dapat mencapai manusia bahkan ke ujung belahan dunia. Seluas itu!

Media sosial ini bisa dimanfaatkan pula untuk wadah menuangkan kreatifitas dan kepercayaan diri anak muda menjadi suatu bentuk kegiatan yang impactful. Bisa menjadi content creator Youtube yang membuat film-film motivasi dan isu yang ada di masyarakat, bisa menjadi selebgram yang mengajarkan berbisnis sejak usia muda, bisa menjadi seleb tiktok dengan konten yang memotivasi, dan masih banyak bisa-bisa lain yang dapat dilakukan.

Being a good influencer adalah cara anak muda untuk survive di era ini. Aturan perundangan ITE kini telah dipakai dimana-mana. Hukum telah secara tegas mengatur hal tersebut. Kadang kita berpikir cuitan di media sosial atau konten yang dibuat biasa-biasa saja atau mungkin sadar membawa bad influence ke masyarakat namun tetap kita lakukan. Itu adalah cara untuk ‘jatuh’ paling cepat.

Kita bisa melihat banyak contoh yang terjadi, seperti kisah Ferdian Paleka dengan konten prank-nya, atau Indira Kalistha dengan ucapannya di suatu podcast yang cenderung misleading. Mereka ‘jatuh’ dan akhirnya di-bully oleh para netizen bahkan ada yang harus berurusan dengan polisi. Hal ini tak semata-mata membenarkan aksi pem-bully-an kepada mereka, namun ini adalah contoh bagaimana internet bisa sekejam itu. Bisa men-‘jatuh’-kan nama baik secara cepat.

Namun, coba sekarang kita lihat content creator yang menyebarkan good influence. Bintang Emon yang baru-baru ini terjerat fitnah karena mengkritik pemerintah adalah salah satu contohnya. Tentu saja, netizen akan beramai-ramai membela, karena good influence yang ia bawa.

Menyebarkan Good influence tidak harus menjadi content creator. Kita pribadi pun – tanpa gelar-gelar tersebut –, bisa dengan mudah meng-influence orang-orang di sekitar dengan cara-cara sederhana.

Yang pertama, only share about true information. Hoax adalah masalah yang mungkin tiap orang pernah mengalami atau malah ikut menyebarkan baik secara sengaja dan tidak sengaja. Kita bisa mulai dari hal kecil seperti, crosscheck sebelum menyebarkan informasi dari berbagai sumber, meluruskan informasi yang salah sesuai fakta, dan lain-lain. Langkah sekecil ini bisa memutus mata rantai hoax dan malah menyebarkan informasi yang benar dan itu adalah hal yang baik.

Selanjutnya adalah cyber-bullying. Media sosial memiliki fitur anonimitas yang menjadikannya populer. Orang bisa dengan mudah menyembunyikan diri di balik akun-akun palsu dan menyebarkan hoax, fitnah, hinaan, dan lain-lain. Ini adalah hal yang tak sepatutnya dilakukan oleh kaum Millenials dan generasi Z. Ini merupakan contoh dari bad influence dan mungkin tanpa sengaja bisa melukai orang tersebut hingga mengganggu mentalnya.

Internet memang menyediakan kenyamanan, kemudahan, dan kepraktisan dalam hidup. Sebagai orang yang lahir di era Revolusi Industri 4.0, kita tak bisa memungkiri hal-hal tersebut telah melekat pada diri kita. Kemudahan itu bisa menjatuhkan, namun bisa pula membangkitkan suatu ide baru. Kenyamanan bisa melenakan, namun bisa pula membangun motivasi yang baru. Kita adalah bagaimana diri kita untuk memilih jalan hidup yang kita mau, but to bring a good influence is a must. Hail for Millenials and Z Generation!

Penulis :  Naufal Dzulhijar
Being A Good Influencer : Cara Anak Muda Survive di Era Sekarang
Photo by : Lisa Fotios; via pexels.com
Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi generasi muda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Agama,4,Agent Of Change,1,Akreditasi,1,All England,1,Amin Rais,1,Anak Jalanan,1,Anti Korupsi,2,Anugerah Pesona Indonesia,1,Aplikasi,1,Aplikasi SehatQ,1,Argentina,1,Atambua,13,Baby Boomer,1,Badan Kurus,1,Badminton,1,Bali,1,Banjir,1,Banyuwangi,1,Bawaslu,2,Belajar,2,Bencana,1,Bermanfaat Untuk Lingkungan,1,Bisnis,4,Boba,1,BUCIN,1,Budak CInta,1,Budaya,10,Bulutangkis,1,Bupati Nganjuk,1,BWF,1,Cafe Amor Dualaus,1,Catur,2,Cerita,16,Cerita Pendek,15,CIASTECH 2020,1,Cinta,1,Cipta Kerja,1,Coding,1,Copa America 2021,1,Covid-19,22,Crowdfunding,1,Damai,1,Dana Desa,1,Daniel Osckardo,7,Debat Pilkada,1,Demokrasi,2,Desa,1,Desember,1,Diego Maradona,1,Digital,1,Direktori Penyakit,1,Dokumen,1,Drama Hukum,1,Drama Korea,1,Drama Korea Tentang Hukum,1,Edhy Prabowo,1,Ekonomi,13,Empat Agenda Seorang Pemulung,1,English Corner,4,English Poem,1,Euro 2020,1,Fabio Carvalho,1,Fanatisme,1,Film Cinta Bete,1,Film Hukum,1,Filosofi Stoisisme,1,Fourth Industry Revolution,1,Fresh Graduate,1,Fulan Fehan,3,Fulham,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,9,Ganja,1,Gemerlap Kota,1,Generasi Alpha,1,Generasi Muda,1,Generasi Z,2,Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia,1,Ghetto,1,Gilbert Ryle,1,GMNI,1,google classroom,1,Guru,2,Gus Mus,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Bumi,2,Hari Guru,4,Hari Kartini,1,Hari Kebangkitan Nasional,1,Hari Kesehatan Dunia,1,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hari Persaudaraan Manusia Internasional,2,Home Education,1,Hubungan,1,Hujan,1,Hujan Untuk Kita,1,Hukum,19,Hukum Film,2,Ide Kreatif,1,IKADAR Bali,1,Ikawiga,1,Indonesia,5,Influencer,1,Inggris,2,Internasional,2,Ir. Soekarno,1,Isak Tangis,1,Islam,3,Islam Kejawen,1,Jhoni Lae,3,Jodoh,1,John Rawls,1,Juliari Batubara,1,Kaboax,1,Karir,4,Keadilan Sosial,1,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Kesejahteraan Masyarakat,1,Komunikasi,2,Komunitas,1,Koperasi,1,Korupsi,2,KPK,1,KRI Nanggala 402,1,Kuliah Kerja Nyata,1,Kupang,1,Leadership,1,Lelaki Berkumis Tipis,1,Liburan Kuliah,1,Liga 3,1,Lokastithi Giribadra,1,Lomba,4,Lomba Karya Tulis Ilmiah,2,Lomba Menulis,2,Long life learning,1,Longsor,1,Lowongan kerja,1,Mafia Tanah,1,Mahasiswa,6,Malang,2,Malang United,2,Mama,1,Maret,1,Matematika,1,Media Sosial,1,Membaca,1,Membangun Setting Lokasi,1,Membuat SKCK,1,Memperpanjang SKCK,1,Meningkatkan Fokus,1,Menteri Sosial,2,Menyenangkan,1,Messi,1,Michael Focault,1,MICIN,1,Milenial,15,Millenial,9,Minuman boba,1,Miskin Cinta,1,Motivasi,15,MTQ Nasional 28,1,Muhamad Sulaeman,2,Nadiem Anwar Makarim,1,Nasib Negeri Kanibal,1,Nasional,5,Neo Ghetto,1,New Normal,1,News,9,NTT,4,Nusa Tenggara Timur,10,Olahraga,11,Omnibus Law,2,Opini,207,Opinion,3,Pahlawan Tanpa Nama,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pana Mone Hill Stone,1,Pancasila,2,Pandemi Covid-19,11,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paulo Freire,1,Paus Fransiskus,2,Pemilihan Umum,1,Pemilu,1,Pemimpin,1,Pemulihan Ekonomi,5,Pendaftaran Siswa Baru,2,Pendidikan,38,Pendidikan Keluarga,1,Pendidikan Politik,1,Penguatan Bawaslu,1,Perkawinan,1,Pesta Demokrasi,1,Petuah Sukma,1,Piala Kemenpora,1,Pikabo,1,Pilihan Redaksi,25,Pilkada,1,Politik,8,Politik Uang,1,Pompa ASI,1,Potensi Diri,1,Pray For NTT,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Profesi,1,Prostitusi,1,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,46,Puisi Tentang Hujan,1,Puisi Tentang Ibu,1,Purbalingga,1,Quarter Life Crisis,1,Quote,2,Quotes Kata-Kata Bijak,2,R.A Kartini,1,Raiders Salomon Marpaung,3,Ramalan Zodiak,1,Redeskripsi Sastra,1,Regional,1,Revolusi Industri,4,Ronaldo Filipus Nara,5,Ruang Rindu,1,Sabut Kelapa,1,sastra,30,SehatQ,1,Sei,1,Semua Berita,14,Senja,1,Senja dan Rindu,1,Sentilan Pagi,1,Senyum Rembulan,1,Sepakbola,5,SKCK,1,Skripsi,1,SMA 7 September 99 Atambua,4,SMP 7 September 99 Atambua,3,Sobat Cinta,1,SOCIN,1,Sociopreneurship,1,Sosial,70,Sponsored,3,Status Sosial,1,Suku di Indonesia,1,Sumatera Barat,1,Sumba,1,Taekwondo,1,Tahun Baru 2021,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,4,Teori Psikologi Adler,1,The Sunrise Of Java,1,Theory Of Justice,1,They Feynman,1,TikTok,1,Timor Leste,3,Tips,24,Tips Kepemimpinan,1,Tips Menulis,1,Toraja,1,Tradisi,1,Trash Hero Belu,1,Travel,14,Tuhan Bangkit,1,Ulang Tahun,1,UMKM,2,Universitas Timor,1,Universitas Widyagama,1,Urbanisasi,1,Utilitarianisme,1,Video Game,1,Virus Corona,13,Webinar,1,Website,1,Wirausaha,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,7,Youtube,1,Youtuber,1,Zodiak,1,zoom,1,
ltr
item
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif: Being A Good Influencer : Cara Anak Muda Survive di Era Sekarang
Being A Good Influencer : Cara Anak Muda Survive di Era Sekarang
Being a good influencer adalah cara anak muda untuk survive di era ini. Aturan perundangan ITE kini dipakai dan Hukum telah secara tegas mengatur itu
https://1.bp.blogspot.com/-TDf-Ym4bYYo/X6n3vpVcdTI/AAAAAAAAA30/Yo2v6va_AL0-2giBsXXeiZE59LNiuUD3ACLcBGAsYHQ/w640-h426/pexels-photo-1092671.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-TDf-Ym4bYYo/X6n3vpVcdTI/AAAAAAAAA30/Yo2v6va_AL0-2giBsXXeiZE59LNiuUD3ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h426/pexels-photo-1092671.jpeg
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif
https://www.fianosa.com/2020/11/being-good-influencer-cara-anak-muda.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2020/11/being-good-influencer-cara-anak-muda.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA Topik Terkait ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Topik Terkait Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content