Partisipasi Generasi Millennial dan Generasi Z Dalam Menumbuhkan Gairah Politik

Partisipasi generasi millennial dan generasi Z dalam sektor politik pada dasarnya dimotivasi oleh perjuangan hak dan adanya kepedulian antar sesama

Generasi millennial dan generasi Z merupakan generasi yang pada saat ini banyak menjadi perhatian diberbagai sektor kehidupan. Generasi millennial atau dikenal juga dengan generasi Y adalah generasi yang lahir pada awal tahun 1980-an, sedangkan generasi Z adalah generasi yang lahir diatas tahun 1996. Generasi millennial dan generasi Z mempunyai karakteristik yang berbeda, termasuk pada pola pikir serta pola kerjanya.


Namun pada dasarnya, baik generasi millennial maupun generasi Z merupakan generasi yang hidup pada era teknologi informasi yang dapat diperoleh secara terbuka. Dua generasi yang hidup diera teknologi informasi atau yang lebih popular dikenal dengan sebutan era reformasi industri 4.0 digadang-gadang sebagai generasi yang unik. Hal tersebut dikarenakan kehidupan generasi millennial atau generasi Y dan generasi Z sebagai generasi yang tidak dapat lepas dari adanya teknologi informasi khusunya internet yang diimplementasikan oleh media sosial yang merupakan anak kandung dari era revolusi industri 4.0.

Mengutip dari laman Geotimes.co.id, berdasarkan hasil survei dari Asosiasi Penyedia Layanan Internet (2017) menunjukkan bahwa lebih dari 57% penetrasi internet yang merupakan bagian dari perkembangan teknologi informasi dihuni oleh generasi millennial dan generasi Z. Hal tersebut, kemudian menciptakan sebuah stigmasisasi terhadap generasi millennial dan generasi Z sebagai generasi yang apolitik. Generasi apolitik diartikan sebagai generasi yang tidak memiliki minat terhadap isu-isu politik, tidak mempercayai politisi serta lembaga-lembaga yang berkaitan dengan politik. Generasi millennial dan generasi Z merupakan generasi muda yang memiliki potensi besar dalam menumbuhkan gairah politik, salah satunya partisipasi dalam pemilihan umum (pemilu). 

Melansir dari laman lokadata.id, angka tentang pemilih muda sangat menggiurkan bagi para politikus. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Alfara Research Center dari data BPS menunjukkan mereka yang berusia 17-36 tahun berjumlah 85,4 juta jiwa atau 44,6%. Pemilih inilah yang kemudian dikategorikan sebagai pemilih muda (generasi millennial dan generasi Z). Selain itu, berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), jumlah pemilih muda mencapai 70-80 juta dari 193 juta pemilih pemilu pada tahun 2019 atau sekitar 40%.

Stigma yang menyebutkan bahwa generasi millennial dan generasi Z sebagai generasi muda yang acuh kepada politik, lambat laun mulai terbantahkan dikarenakan kedua generasi tersebut akhir-akhir ini ikut andil dalam aktivitas-aktivitas yang berorientasikan politik, salah satunya adalah aksi turun kejalan yang disebut dengan demonstrasi guna memprotes kebijakan-kebijakan yang lahir dari sektor politik. Kebijakan yang dimasud diantaranya seperti RUU KPK, RUU KUHP, Omnibus Law dan kebijakan–kebijakan lainnya. Berkaitan dengan hal tersebut, generasi millennial dan generasi Z telah menunjukkan adanya kepedulian terhadap isu-isu politik, dan merupakan sebuah suplus demokrasi yang sudah seharusnya dirawat.

Ditangan generasi millennial dan generasi Z akan melahirkan gaya partisipasi politik baru akibat pengaruh dari habitat teknologi informasi sebagai bagian dari adanya era revolusi industri 4.0. Sehubungan dengan perkembangan teknologi informasi pada era generasi millennial dan generasi Z, maka kedua generasi tersebut sering disebut sebagai generasi cyber-society atau generasi digital. Pada era digital tersebut kemudian dimanifestasikan oleh media sosial yang merupakan anak kandung dari era revolusi industri 4.0. Keberadaan media sosial dengan berbagai fasilitas canggihnya tak ayal akan menjadikan elemen penting dalam bahasan politik kontemporer, yang kemudian dapat dijadikan sarana dalam melakukan wacana publik guna tujuan politik tertentu.

Selain itu, dengan adanya media sosial sebagai bagian dari manifestasi era revolusi industri 4.0 akan merekam bagaimana generasi millennial dan generasi Z berpartisipasi dalam menumbuhkan kegairahan dalam bidang politik. Dengan media sosial, generasi millennial dan generasi Z melakukan partisipasi politiknya tidak hanya secara konvensional tetapi juga melalui media online yaitu dengan memanfaatkan media-media sosial yang berbasiskan teknologi informasi seperti twitter. Aktivitas politik melalui twitter salah satunya dapat ditakar dari adanya hastag yaitu tanda pagar (tagar) yang memuat gerakan-gerakan sosial dan politik. 

Terdapat sejumlah tagar yang merupakan manifestasi dari generasi millennial dan generasi Z dalam melakukan aktivitas atau partisipasinya dalam sektor politik. Beberapa contoh tagar yang menggambarkan adanya pastisipasi generasi millennial dan generasi Z, seperti #MahasiswaBergerak, #GejayanMemanggil, #MahasiswaBersatu, #ReformasiDikorupsi, #HidupMahasiswa, dan masih banyak lagi tagar-tagar yang menunjukkan bagaimana generasi millennial dan generasi Z berpartisipasi dalam politik yang diselaraskan dengan era revolusi industri 4.0.

Partisipasi generasi millennial dan generasi Z dalam menumbuhkan generasi politik pada era revolusi industri 4.0 telah lahir sebagai sebuah indikasi baru adanya keterlibatan dalam sektor politik yang dimanifestasikan dengan era revolusi industri 4.0. Partisipasi politik generasi millennial dan generasi Z yang tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga dengan menggunakan media sosial yang berbasiskan teknologi informasi. 

Selain itu, partisipasi generasi millennial dan generasi Z dalam sektor politik pada dasarnya dimotivasi oleh beberapa indikator, seperti oleh perjuangan hak, adanya kepedulian antar sesama dan dorongan untuk mengatur institusi negara sebagai bagian dari suplus demokrasi. Dengan adanya teknologi informasi yang memberikan kemudahan dalam berpartisipasi dalam dunia politik diharapkan dapat melahirkan suplus demokrasi yang positif guna membuka peluang terhadap gairah politik yang lebih konkret.

Penulis : Muhamad Sulaeman 
Name

Aplikasi,1,Aplikasi Resep Masakan,1,Atambua,9,Bawaslu,2,Beasiswa,4,Beasiswa Jadi PNS,1,Beasiswa Pemuda Mendunia,1,Belajar,2,Bisnis,4,Budaya,7,Cerita,8,Cerita Pendek,1,Cinta,1,Cipta Kerja,1,Covid-19,4,Crowdfunding,1,Dari Komunitas,1,Desa,1,Diego Maradona,1,Digital,1,Edhy Prabowo,1,Ekonomi,2,Event Hunter Indonesia,1,Featured,5,Features,1,Filosofi Stoisisme,1,Fulan Fehan,1,google classroom,1,Gunung Ile Lewotolok,1,Gunung Meletus,1,Guru,1,Hari Bumi,2,Hari Guru,3,Hari Kartini,1,Hari Keehatan Dunia,1,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hidroponik,1,Himpunan Mahasiswa Islam,1,HMI,1,Hubungan,1,Hujan,1,Hujan Untuk Kita,1,Hukum,17,Hukum Film,1,Influencer,1,Internasional,1,Isak Tangis,1,Islam,1,Kaboax,1,Karir,9,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Komunitas,2,Kupang,1,Leadership,1,Lelaki Berkumis Tipis,1,Lembata,1,Lomba,3,Lomba Menulis,1,Lowongan kerja,5,Mahasiswa,1,Mama,1,Mandiri Tunas FInance,1,Maret,1,Matematika,1,Membaca,1,Meningkatkan Fokus,1,Menyenangkan,1,Milenial,13,Motivasi,14,MTQ Nasional 28,1,New Normal,1,NTT,5,Olahraga,2,Omnibus Law,1,Opini,133,Pahlawan Tanpa Nama,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paus Fransiskus,1,Pemimpin,1,Pendidikan,20,Pengabdian,1,Perkawinan,1,Pilihan Redaksi,13,Politik,1,Potensi Diri,1,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,31,Quarter Life Crisis,1,Qudwahits Reborn,1,R.A Kartini,1,Redeskripsi Sastra,1,REFLEKSI,1,Review,1,Revolusi Industri,3,sastra,10,Senja dan Rindu,1,Sentilan Pagi,1,Senyum Rembulan,1,SMA 7 September 99 Atambua,3,SMP 7 September 99 Atambua,2,Sociopreneurship,1,Sosial,42,Sumatera Barat,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,3,Teori Psikologi Adler,1,Teroris,1,Terorisme,1,Tips,13,Trash Hero Belu,1,Travel,10,Tuhan Bangkit,1,Universitas Muhammadiyah Malang,1,Virus Corona,3,Wirausaha,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,6,YummyApp,1,zoom,1,
ltr
item
Inspiring Everyone - Fianosa: Partisipasi Generasi Millennial dan Generasi Z Dalam Menumbuhkan Gairah Politik
Partisipasi Generasi Millennial dan Generasi Z Dalam Menumbuhkan Gairah Politik
Partisipasi generasi millennial dan generasi Z dalam sektor politik pada dasarnya dimotivasi oleh perjuangan hak dan adanya kepedulian antar sesama
https://1.bp.blogspot.com/-zX7T97M5jNw/X5jVNcSTcLI/AAAAAAAAA0k/ZCjUq0s0kaEWzGRs9nL-FFfZgDgdqUy8gCLcBGAsYHQ/122010143_738568886869853_8617210063159020624_n.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-zX7T97M5jNw/X5jVNcSTcLI/AAAAAAAAA0k/ZCjUq0s0kaEWzGRs9nL-FFfZgDgdqUy8gCLcBGAsYHQ/s72-c/122010143_738568886869853_8617210063159020624_n.jpg
Inspiring Everyone - Fianosa
https://www.fianosa.com/2020/10/partisipasi-generasi-millennial-dan.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2020/10/partisipasi-generasi-millennial-dan.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content