Langkah Taktis Penolakan Omnibus Law Melalui Uji Materi Ke Mahkamah Konstitusi

Rancangan Undang-Undang Cipta kerja atau yang lebih akrab didengar oleh masyarakat umum dengan sebutan Omnibus Law ini, sejak disahkan oleh ...

Rancangan Undang-Undang Cipta kerja atau yang lebih akrab didengar oleh masyarakat umum dengan sebutan Omnibus Law ini, sejak disahkan oleh DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) pada tanggal 5 Oktober 2020, telah mendapat banyak penolakan oleh berbagai pihak masyarakat di seluruh Wilayah Republik Indonesia, karena dianggap merugikan pekerja dan merusak lingkungan.

Tolak Omibus Law
Aksi Unjuk Rasa di Deoan Gedung DPRD,  Malang, Kamis (08/10/2020). (Sumber: Rizal Reksi)

Berbagai aksi demonstrasi penolakan terhadap UU Ciptaker ini telah dilakukan di berbagai daerah bahkan sampai menimbulkan kerusuhan, dibuktikan dengan fakta yang disampaikan melalui media yang sedang ramai belakangan ini. Kerusuhan yang terjadi memang tidak dapat dihindari, mengingat itu adalah bentuk perasaan marah masyarakat pada pihak terkait, dalam hal ini DPR dan atau Pemerintah.

Akar dari kericuhan atau kerusuhan juga karena masyarakat merasa tidak yakin bahwa aspirasi mereka kepada pihak yang berwenang akan didengar, sehingga metode protes yang keras sangat menjadi mungkin untuk terjadi. Selain itu, masyarakat yang awalnya menggunakan hak konstitusionalnya untuk melakukan protes secara damai ketika di hadapkan dengan tindakan yang represif dari oknum aparat negara, maka reaksinya akan langsung berubah kerana menganggap keselamatan dan keyakinannya diabaikan.

Namun perlu diketahui bersama bahwa upaya penolakan terhadap omnibus law tidak hanya melalui jalur demonstrasi atau unjuk rasa, namun juga dapat menggunakan langkah taktis melalui jalur kostitusional atau jalur hukum, yakni dengan melakukan permohonan uji materi terhadap UU yang di maksud di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebelum mengajukan permohonan uji materi ke Mahkamah Konstitusi, UU Ciptaker harus secara resmi diundangkan dulu atau mendapat nomor undang-undang dan dicatat dalam lembaran negara (Poses diundangkannya tersebut juga melalui proses tanda tangan presiden), sehingga objek permohonan menjadi jelas.  Selanjutnya Pemohon uji materi dapat memenuhi prosedur permohonan uji materi untuk diajukan ke MK. Berkas yang telah diterima tersebut akan diterima, diregistrasi, disidangkan kemudian diputus oleh Mahkamah Konsitusi. 

Selain langkah hukum melalui uji materi yang dijelaskan diatas, UU Ciptaker juga dapat di batalkan melalui penerbitan Peraturan Pengganti Undang-Undang, oleh Pemerintah (Eksekutif). Akan tetapi langkah yang paling masuk akal saat ini untuk membatalkan UU Ciptaker adalah dengan melalui Uji Materi ke Mahkamah Konstitusi. Hal tersebut diperkuat dengan adanya pernyataan dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adiansyah melalui Kompas TV bahwa "Ruang yang dibuka pemerintah untuk kritik Undang-Undang Cipta kerja hanya lewat judicial review (uji materi)".

Panjang Umur Perjuangan !

Penulis : Tim Redaksi Fianosa

COMMENTS

Name

Aplikasi,1,Atambua,2,Beasiswa,1,Belajar,1,Bisnis,4,Budaya,6,Cerita,7,Crowdfunding,1,Dari Komunitas,1,Desa,1,Ekonomi,1,Featured,6,Features,1,Fulan Fehan,1,Hukum,12,Internasional,1,Karir,5,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Komunitas,1,Leadership,1,Lowongan kerja,4,Menyenangkan,1,Milenial,2,Motivasi,14,Olahraga,1,Opini,103,Pemimpin,1,Pendidikan,16,Pilihan Redaksi,5,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,17,REFLEKSI,2,Sosial,24,Teknologi,2,Tips,11,Travel,10,
ltr
item
Inspiring Everyone - Fianosa: Langkah Taktis Penolakan Omnibus Law Melalui Uji Materi Ke Mahkamah Konstitusi
Langkah Taktis Penolakan Omnibus Law Melalui Uji Materi Ke Mahkamah Konstitusi
https://1.bp.blogspot.com/-T6KFd9G-rZQ/X39RkTbQjWI/AAAAAAAAAvg/HjIGOcnTPUgi8gDI9DXlhn1nULIdiTWCgCLcBGAsYHQ/Untitled%2Bdesign2.png
https://1.bp.blogspot.com/-T6KFd9G-rZQ/X39RkTbQjWI/AAAAAAAAAvg/HjIGOcnTPUgi8gDI9DXlhn1nULIdiTWCgCLcBGAsYHQ/s72-c/Untitled%2Bdesign2.png
Inspiring Everyone - Fianosa
https://www.fianosa.com/2020/10/langkah-taktis-penolakan-omnibus-law.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2020/10/langkah-taktis-penolakan-omnibus-law.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content