Pancasila Harga Mati (Sebuah Tinjauan Kritis Atas Perombakan Lambang Burung Garuda Pancasila)

SHARE:

Setiap negara mempunyai lambang dan simbol kenegaraan untuk menunjukan kepribadiaan, identitas dan jati diri bangsa. Indonesia merupakan neg...

Baca Juga :
Setiap negara mempunyai lambang dan simbol kenegaraan untuk menunjukan kepribadiaan, identitas dan jati diri bangsa. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia juga memiliki simbol dan lambang negara untuk menunjukan identitas diri di hadapan dunia internasional. 

Lambang Garuda Pancasila
Via beritasatu.com
Setiap lambang dan simbol yang telah ditetapkan secara konvensional seyogyanya tetap  dipertahankan untuk ditaati dan diamalkan. Burung Garuda Pancasila adalah lambang resmi Negara yang patut untuk dijaga dan dilindungi. Tidak semua orang berdasarkan sentimen pribadi merombak lambang negara. Perubahan apapun harus atas kerja sama badang legislatif eksekutif dan yudikatif berdasarkan peraturan perundang-undangan. 


Beberapa kelompok Ormas mencoba untuk merombak bentuk Lambang Garuda Panacasila berdasarkan kehendak pribadi. Tindakan ini melawan konstitusi dan UUD 1945 tentang penggunaan atribut negara. Setiap orang yang mencoba untuk merombak apa yang telah disepakati bersama oleh para pendiri bangsa, mereka bisa dikatakan para pemberontak yang kejahatannya jauh melampaui kerusuhan tahun 1965. Setiap warga negara wajib hukumnya untuk melaksanakan ketetapan, peraturan dan undang-undang yang telah disahkan secara konstitutif.

Negara Hukum
Dalam UUD 1945 pasal ayat 3 berbunyi “ Negara Indonesia adalah negara hukum”. Hal ini mau menunjukan bahwa setiap warga negara Indonesia wajib tunduk dan taat pada hukum yang berlaku di Indonesia. Tindakan beberapa anggota ORMAS terkait dengan lambang Burung Garuda Pancasila adalah tindakan melawan hukum. Oleh sebab itu mereka harus diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan syang berlaku. Secara hukum mereka telah melanggar UUD 1945 Pasal 36a yang berbunyi “Lambang negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyannya Bhineka Tunggal Ika” 

Merubah Lambang Garuda Pancasila
Via kumparan.com/
Kelompok ormas yang telah merombak lambang Pancasila juga menambahan dua kata di belakang semboyan menjadi “ Bhineka Tunggal Ika Soenata Logawa”. Tindakan ini secara sadar telah melawan negara tanpa senjata. Maka sebagai negara hukum tindakan ini harus segera diamankan sebelum virus ini tertular menjadi epidemi lalu pandemi di tengah bangsa sehingga sulit untuk dikendalikan. Para ormas juga secara sadar melanggar UU 24 Tahun 2009 yang berbicara tentang lambang negara. Lambang negara sebagaimana yang tertuang dalam UU tersebut, dijelaskan bahwa lambang negara merupakan jati diri dan identitas dalam bergaul dengan bangsa-bangsa lain.

Pemberontakan Berdarah Dingin
Setiap bangsa dan negara selalu berhadapan dengan kelompok-kelompok garis keras ekstrimis yang mencoba untuk menggoyangkan kekuatan bangsa. Saat ini, Indonesia menghadapi dua jenis pemberontak yakni kelompok bersenjata dan kelompok tak bersenjata. Hemat penulis tindakan para ormas ini masuk dalam kategori kelompok pemberontak tak bersenjata alias pemberontak berdara dingin. Negara dan warganya harus waspada terhadap kelompok ini sebab meskipun kecil tetapi kekuatan psikologis untuk memengaruh kaum milenial sangat besar.

Setiap orang yang mencoba melawan negara dengan tindakan apapun mereka dikategorikan dalam dua kelompok pemberontak baik yang bersenjata maupun tak bersenjata. Sejak dini, negara harus berjuang agar generasi muda tidak terbius dengan tindakan-tindakan anarkis yang mencoba melawan negara melalui jalur psikologis. Kelompok para pemberontak sudah diramalkan oleh mendiang Presiden Soekarno “ Perjuanganku lebih mudah karena hanya mengusir bangsa asing. Tetapi perjuanganmu akan sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Pancasila Harga Mati
Pancasila Harga mati suatu majas hiperbola yang menunjukan bahwa Pancasila adalah lambang NKRI yang tidak dapat diganggugugat dan sifatnya final dan permanen. Oleh sebab itu, penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah meraih kemerdekaan harus terus dipertahankan dan diperjuangkan terus. Saatnya Indonesia berpikir untuk bersaing di dunia digital bagaimana membawa bangsa ini keluar dari tekanan kemiskinan. Hal-hal yang berkaitan dengan jati diri bangsa bukan saatnya lagi untuk dibahas sebab masa dan eranya telah lewat dan tugas generasi muda adalah menjaga dan mempertahankannya sembari membuat inovasi dan penemuan-penemuan baru untuk kemajuan bangsa.

Baca Juga : Penguatan Nilai Pancasila Sebagai Antisipasi Krisis Identitas Bangsa

Saat ini dunia sedang bertempur di dunia digital oleh karena itu setiap warga negara wajib untuk membuat terobosan-terobosan baru guna bersaing bersama di era industri 4.0. saatnya kita berpikir bagaimana membangun rumah di bulan bukan baru berpikir bagaimana bentuk bulan. Tantangan kita saat ini adalah berjuang bersama agar kita boleh menghasilkan produk sendiri. Biarlah para pemberontak memberontak, biarlah semuanya mengalir toh, semuanya akan terhenti pada suatu masa. “Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu tetapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negara” John F. Kenndey. Pancasila warisan leluhur bangsa harga mati.

Penulis : Yohanes Adrianus Siki
Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi generasi muda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Agama,4,Agent Of Change,1,Akreditasi,1,All England,1,Amin Rais,1,Anak Jalanan,1,Anti Korupsi,2,Anugerah Pesona Indonesia,1,Aplikasi,1,Aplikasi SehatQ,1,Argentina,1,Atambua,12,Baby Boomer,1,Badan Kurus,1,Badminton,1,Bali,1,Banjir,1,Bank Indonesia,1,Banyuwangi,1,Bawaslu,3,Beasiswa,4,Beasiswa Jadi PNS,1,Beasiswa Pemuda Mendunia,1,Beasiswa SejutaCita,1,Belajar,2,Bencana,1,Bencana Siklon Seroja,1,Bisnis,4,Boba,1,BUCIN,1,Budak CInta,1,Budaya,9,Bulutangkis,1,Bupati Nganjuk,1,BWF,1,Cafe Amor Dualaus,1,Catur,2,Cerita,13,Cerita Pendek,12,Cianjur Foundation,1,CIASTECH 2020,1,Cinta,1,Cipta Kerja,1,Coding,1,Copa America 2021,1,Covid-19,22,CPNS,3,Crowdfunding,1,Damai,1,Dana Desa,1,Daniel Osckardo,7,Debat Pilkada,1,Demokrasi,2,Desa,1,Desember,1,Diego Maradona,1,Digital,1,Direktori Penyakit,1,Dokumen,1,Drama Hukum,1,Drama Korea,1,Drama Korea Tentang Hukum,1,Edhy Prabowo,1,Ekonomi,13,Empat Agenda Seorang Pemulung,1,English Corner,4,English Poem,1,Euro 2020,1,Fabio Carvalho,1,Fanatisme,1,Features,1,Film Hukum,1,Filosofi Stoisisme,1,Fourth Industry Revolution,1,Fresh Graduate,1,Fulan Fehan,2,Fulham,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,9,Ganja,1,Gemerlap Kota,1,Generasi Alpha,1,Generasi Muda,1,Generasi Z,2,Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia,1,Ghetto,1,Gilbert Ryle,1,GMNI,1,google classroom,1,Guru,2,Gus Mus,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Bumi,2,Hari Guru,4,Hari Kartini,1,Hari Kebangkitan Nasional,1,Hari Kesehatan Dunia,1,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hari Persaudaraan Manusia Internasional,2,Himpunan Mahasiswa Islam,1,HMI,1,Home Education,1,Hubungan,1,Hujan,1,Hujan Untuk Kita,1,Hukum,20,Hukum Film,2,Ide Kreatif,1,IKADAR Bali,1,Ikawiga,1,Indonesia,6,Influencer,1,Inggris,2,Internasional,2,Ir. Soekarno,1,Isak Tangis,1,Islam,3,Islam Kejawen,1,Jhoni Lae,3,Jodoh,1,John Rawls,1,Juliari Batubara,1,Kaboax,1,Karir,16,Keadilan Sosial,1,Kejaksaan,1,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Kesejahteraan Masyarakat,1,Komunikasi,2,Komunitas,1,Koperasi,1,Korupsi,2,KPK,1,KRI Nanggala 402,1,Kuliah Kerja Nyata,1,Kupang,1,Leadership,1,Lelaki Berkumis Tipis,1,Liburan Kuliah,1,Lokastithi Giribadra,1,Lomba,4,Lomba Karya Tulis Ilmiah,2,Lomba Menulis,2,Long life learning,1,Longsor,1,Lowongan kerja,8,Mafia Tanah,1,Mahasiswa,6,Malang,1,Malang United,1,Mama,1,Maret,1,Matematika,1,Media Sosial,1,Membaca,1,Membuat SKCK,1,Memperpanjang SKCK,1,Mena,1,Meningkatkan Fokus,1,Menteri Sosial,2,Menyenangkan,1,Messi,1,Michael Focault,1,MICIN,1,Milenial,15,Millenial,9,Minuman boba,1,Miskin Cinta,1,Motivasi,15,MTQ Nasional 28,1,Muhamad Sulaeman,3,Nadiem Anwar Makarim,1,Nasib Negeri Kanibal,1,Nasional,5,Neo Ghetto,1,New Normal,1,News,11,NTT,4,Nusa Tenggara Timur,10,Olahraga,12,Omnibus Law,2,Opini,201,Opinion,3,Orleans Masters 2021,1,Pahlawan Tanpa Nama,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pana Mone Hill Stone,1,Pancasila,2,Pandemi Covid-19,11,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paulo Freire,1,Paus Fransiskus,2,PCPM 36,1,Pemilihan Umum,1,Pemilu,1,Pemimpin,1,Pemulihan Ekonomi,5,Pendaftaran Siswa Baru,2,Pendidikan,40,Pendidikan Keluarga,1,Pendidikan Politik,1,Penguatan Bawaslu,1,Perkawinan,1,Petuah Sukma,1,Piala Kemenpora,1,Pikabo,1,Pilihan Redaksi,24,Pilkada,1,Politik,7,Politik Uang,1,Pompa ASI,1,Posko Babarsari Yogyakarta,1,Potensi Diri,1,PPPK,1,Pray For NTT,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Profesi,1,Prostitusi,1,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,47,Puisi Tentang Hujan,1,Puisi Tentang Ibu,1,Purbalingga,1,Quarter Life Crisis,1,Quote,2,Quotes Kata-Kata Bijak,2,R.A Kartini,1,Raiders Salomon Marpaung,4,Ramalan Zodiak,1,Redeskripsi Sastra,1,Regional,6,Revolusi Industri,4,Ronaldo Filipus Nara,5,Ruang Rindu,1,Sabut Kelapa,1,sastra,30,SehatQ,1,Sei,1,Sejuta,1,Semua Berita,20,Senja,1,Senja dan Rindu,1,Sentilan Pagi,1,Senyum Rembulan,1,Sepakbola,4,SKCK,1,SMA,1,SMA 7 September 99 Atambua,4,SMP,1,SMP 7 September 99 Atambua,3,Sobat Cinta,1,SOCIN,1,Sociopreneurship,1,Sosial,71,Sponsored,2,Status Sosial,1,Sumatera Barat,1,Sumba,1,Taekwondo,1,Tahun Baru 2021,1,Tamtama,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,4,Teori Psikologi Adler,1,The Sunrise Of Java,1,Theory Of Justice,1,They Feynman,1,TikTok,1,Timor Leste,3,Tips,22,Tips Kepemimpinan,1,TNI AU,1,Toraja,1,Trash Hero Belu,1,Travel,13,Tuhan Bangkit,1,Ulang Tahun,1,UMKM,2,Universitas Timor,1,Universitas Widyagama,1,Urbanisasi,1,Utilitarianisme,1,Video Game,1,Virus Corona,13,Webinar,1,Website,1,Wirausaha,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,7,Youtube,1,Youtuber,1,Zodiak,1,zoom,1,
ltr
item
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif: Pancasila Harga Mati (Sebuah Tinjauan Kritis Atas Perombakan Lambang Burung Garuda Pancasila)
Pancasila Harga Mati (Sebuah Tinjauan Kritis Atas Perombakan Lambang Burung Garuda Pancasila)
https://1.bp.blogspot.com/-AkH-SP_wptI/X1r63x1u6lI/AAAAAAAAArg/O8v1-pUzXdsukgKryVKJOH6OEDZfqjtEgCLcBGAsYHQ/s640/1539953674.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-AkH-SP_wptI/X1r63x1u6lI/AAAAAAAAArg/O8v1-pUzXdsukgKryVKJOH6OEDZfqjtEgCLcBGAsYHQ/s72-c/1539953674.jpg
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif
https://www.fianosa.com/2020/09/pancasila-harga-mati-sebuah-tinjauan.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2020/09/pancasila-harga-mati-sebuah-tinjauan.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA Topik Terkait ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Topik Terkait Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content