Katanya Anak Milenial, Tapi Kok Berkebun?

Kata millennial tentunya tidak asing lagi ditelinga kita, kata tersebut sering dilontarkan oleh anak anak jaman sekarang. tapi perlu kita k...

Kata millennial tentunya tidak asing lagi ditelinga kita, kata tersebut sering dilontarkan oleh anak anak jaman sekarang. tapi perlu kita ketahui sebelum generasi millennial muncul, banyak sekali pembangian generasi manusia dalam beberapa era generasi. Mulai dari generasi perang sampai dengan generasi alpha, Apabila di urutkan pembagian generasi di awali dengan generasi perang merupakan generasi yang lahir pada era peperangan, setelah itu generasi perang dunia I, generasi perang dunia II, Generasi pasca perang dunia II, generasi era depresi, generasi baby boomer,generasi x, generasi y, generasi z , generasi alpha. Pembagian generasi-generasi tersebut dapat dilihat dari tahun kelahirannya bukan dilihat dari periode mereka dewasa dan hidup di tahun berapa. Akan saya berikan gambarannya, jika ada suatu anak yang lahir pada tahun 2000 yang masih hidup sampai sekarang maka anak tersebut termasuk dalam generasi z atau Bahasa trend nya yaitu millenial , bukan generasi alpha. Jadi bapak ibu kita yang sekarang masih hidup mereka bukanlah millenial akan tetapi mereka adalah generasi Y yang hidup pada tahun sekarang.
Via Pixabay.com
Perkembangan Revolusi Industri
Perkembangan generasi jika dilihat dari namanya tidak terlepas dari peristiwa dan kondisi pada masa itu, seperti halnya generasi perang dunia II, generasi tersebut terlahir pada saat perang dunia II terjadi. Saat itu terjadi suatu revolusi pada bidang manufaktur, transportrasi dan teknologi yang berdampak pada kondisi militer. Pada perang dunia ke II kebutuhan akan ribuan tank, senjata, dan pesawat mampu terpenuhi karena pabrik pabrik sudah melakukan lini produksi dan ban berjalan, peristiwa ini terjadi ketika revolusi industry 2.0.

Berbicara terkait revolusi industri , dewasa ini sering sekali kita dengar istilah revolusi industry 4.0. bahkan sering kali topik revolusi industry 4.0 ini digunakan sebagai topik dalam seminar, bahkah pernah dijadikan topik dalam debat calon presiden. Hal ini dikarenakan di Indonesia, tempat yang kita tinggali saat ini telah berada pada era revolusi tersebut. perlu diketahui bahwa sebelum terjadi revolusi industry 4.0, ada beberapa revolusi industri sebelumnya, yang dimulai pada abad 18 yaitu revolusi industry 1.0 hingga sampai detik ini berada pada revolusi industry 4.0. revolusi ini terjadi dikarenakan adanya suatu keiginan dimana dalam setiap kegiatan perlu adanya efektivitas dan efisiensi sehingga mempermudah pekerjaan.

Pada era revolusi indutri 4.0 setiap pekerjaan dapat dilakukan menggunakan bantuan teknologi. Bisa kita rasakan saat ini, hal kecil yang bisa kita lakukan adalah dalam menyimpan data, kita bisa menggunakan aplikasi seperti google drive untuk menyimpan berkas, tanpa harus disimpan secara manual. Saat pandemic covid 19 ini, banyak sekali siswa, mahasiswa , maupun pekerja yang melaksanakan pekerjaannya melalui via online, tanpa harus bertemu secara langsung dan dalam melakukan bisnis, kita bisa memanfaatkan teknologi untuk melakukan promosi tanpa harus teriak teriak dipinggir jalan raya. Apapun bisa kita lakukan dengan mudah, tapi kita tak sadar bahwa kadang kita juga terlalu terlena akan hal itu. perkembangan teknologi yang ada memberikan kita kemudahan dalam mengakses dan bertindak apapun.

Bisnis ditengah wabah covid-19
Berbicara terkait bisnis, dengan adanya wabah covid 19 di Indonesia maka untuk mencegah penularan covid 19, pemerintah menerapkan aturan PSBB ( pembatasan sosial beskala besar ), sehingga berdampak pada kegiatan perekonomian dan bisnis masyarakat. Ada beberapa perusahaan yang terancam gulung tikar dan ada beberapa perusahaan yang mendapatkan keuntungan dari adanya wabah covid 19. Perusahaan yang bergerak pada bidang kesehatan dan kebutuhan pokok merupakan perusahaan yang mendapatkan keuntungan. Hal ini dikarenakan kebutuhan masyarakat di kala pandemi ini tidak jauh beda dengan hari biasa.

Akan tetapi jika diamati jika perusahaan beberapa ada yang terancam gulung tikar dapat dipastikan banyak pekerja pula yang kehilangan lapangan pekerjaan, sehingga membuat pendapatan masyarakat semakin menurun dan hal ini tentunya membuat daya beli masyarakat terhadap kebutuhan juga menurun. Tentunya hal ini berbanding terbalik dengan pendapatan masyarakat, dimana ketika pendapatan turun kebutuhan masyarakat cenderung naik, apalagi saat pandemi covid 19 ini daya tahan tubuh harus di jaga, sehingga asupan gizi harus terpenuhi.

Via Pixabay.com
Milenial Berkebun
Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat hendaklah kreatif dan inovatif dalam memertahankan hidup nya, apalagi di era revolusi industry 4.0 semua serba mudah dengan bantuan teknologi. Para millennial tentunya harus cermat dan pandai untuk memanfaatkan kemudahan tersebut. para millennial tidak boleh berpangku tangandan terlena dengan kemudahan yang ada, jangan hanya main Instagram, facebook, atau media social lain yang kurang bermanfaat, kita bisa melakukan hal kecil untuk perubahan yang besar, dan tentunya bisa bermanfaat bagi diri sendiri, lingkungan, dan masyarakat luas. Hal kecil yang bisa kita lakukan adalah dengan berkebun.

Dengan berkebun ini kita bisa menghasilkan bahan pangan sendiri tanpa harus membeli, dan tentunya ini juga menghemat biaya. Dengan memanfaatkan teknologi kita bisa berkebun dengan baik dan benar, kita bisa melihat jurnal, tutorial berkebun sehingga kita dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai guna, apalgi jika tanaman yang kita tanam memiliki hasil yang berlimpah , berkebun bisa menjadi bisnis yang bermanfaat dan mampu menghasilkan profit bagi diri sendiri dan orang lain. Manfaat berkebun selain mengehemat baiya, juga menjadi sarana untuk berolahraga, dan mampu mengurangi polusi udara sehingga udara menjadi segar yang mampu dinikmati semua orang. Berkebun tidak perlu tanaman luas, bisa disekitar pekarangan atau dengan cara hidroponik.

Indonesia adalah salah satu negara agraris karena sebagian penduduk Indonesia mempunyai mata pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam. Hal ini dikarenakan tanah di Indonesia yang subur dan iklim yang mendukung sehingga tak heran jika banyak penduduk yang bermata pencaharian sebagai petani. Jadi tidak salah ketika millenial juga menengok sebuah kebun dan berkebun untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Tanpa disadari ketika kita bisa mengahsilkan bahan pangan sendiri dapat mengurangi angka ketergantungan negara Indonesia terhadap negara lain dan menghemat pengeluaran negara dalam bidang impor demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat.

Jadi, sekilas hal ini sangat sederhana tapi jagan pernah meremehkan , hal kecil bisa menjadi besar tanpa kita sadari. Para millennial janganlah hanya berpangku tangan atau hanya memainkan media sosial saja, konstribusi millennial sangat dibutuhkan apalagi dalam sektor perekonomian. Sekarang semua serba mudah, kita bisa melakukan apa saja, akan tetapi apa yang harus dilakukan haruslah produktif apalagi di masa pandemi covid 19 ini, saling bahu membahu demi mempertahankan kelangsungan hidup kita bersama.

Penulis : Helma Renanda Y.P

Baca Juga :
Name

Aplikasi,1,Aplikasi Resep Masakan,1,Atambua,2,Beasiswa,1,Belajar,1,Bisnis,4,Budaya,6,Cerita,7,Crowdfunding,1,Dari Komunitas,1,Desa,1,Ekonomi,1,Featured,6,Features,1,Fulan Fehan,1,Hukum,13,Internasional,1,Karir,5,Kemenangan,1,Kesehatan,1,Komunitas,1,Leadership,1,Lowongan kerja,4,Menyenangkan,1,Milenial,2,Motivasi,14,Olahraga,1,Opini,111,Pemimpin,1,Pendidikan,16,Pilihan Redaksi,8,Psikologi,1,Publik Speaking,1,Puisi,21,REFLEKSI,2,Review,1,Sosial,28,Teknologi,2,Tips,11,Travel,10,YummyApp,1,
ltr
item
Inspiring Everyone - Fianosa: Katanya Anak Milenial, Tapi Kok Berkebun?
Katanya Anak Milenial, Tapi Kok Berkebun?
https://1.bp.blogspot.com/-hWeQvkdxlL8/XxQpKuwafOI/AAAAAAAAAcg/xuObK8AvesswqENH81TIcU27BwlHTj83wCLcBGAsYHQ/s640/man-wearing-black-jacket-inside-the-greenhouse-1084542.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hWeQvkdxlL8/XxQpKuwafOI/AAAAAAAAAcg/xuObK8AvesswqENH81TIcU27BwlHTj83wCLcBGAsYHQ/s72-c/man-wearing-black-jacket-inside-the-greenhouse-1084542.jpg
Inspiring Everyone - Fianosa
https://www.fianosa.com/2020/07/katanya-anak-milenial-tapi-berkebun.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2020/07/katanya-anak-milenial-tapi-berkebun.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content