Penguatan Nilai Pancasila Sebagai Antisipasi Krisis Identitas Bangsa

SHARE:

Baca Juga :
Tercatat rapi dalam sejarah Indonesia, tepat pada tanggal 1 bulan juni  tahun 1945, Pancasila dilahirkan dari buah pikiran seorang Founding Father sekaligus Presiden RI yang pertama, Ir. Soekarno. Lewat Pidatonya yang berjudul Lahirnya Pancasila yang disampaikan pada sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan), Soekarno memperkenalkan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.

Penguatan Nilai Pancasila
Pancasila.. Ilustasi via https://www.timesindonesia.co.id/

71 tahun kemudian atau pada tahun 2016 barulah tanggal 1 Juni ditetapkan secara resmi sebagai hari lahir Pancasila lewat keputusan Presiden nomor 24 Tahun 2016. Dan ini adalah tahun ke empat kita memperingati hari lahir pancasila sejak tanggal ditetapkannya tersebut. Sebagai bentuk upaya yang dapat dilakukan untuk memperingati hari lahirnya pancasila tersebut salah satunya yaitu penguatan kembali nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam menempuh pendidikan formal yang dimulai dari bangku SD (Sekolah Dasar), tentu kita sudah dikenalkan dengan Pancasila. Sebagai generasi kelahiran tahun 90'an tentu penulis benar-benar merasakan bagaimana para guru-guru di sekolah dasar begitu ketat dalam mewajibkan semua siswa/i untuk menghafal butir-butir dalam Pancasila dan memahami betul nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang dimulai dari :

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

Sila yang pertama ini memberikan penegasan bahwa Indonesia adalah negara yang seluruh warga negaranya beragama dan dituntut untuk saling menghormati antar pemeluk agama dan atau penganut kepercayaan yang berbeda-beda. Bentuk penerapan sila pertama ini sejak sekolah dasar, yang mana salah satu contohnya yaitu wajib berdoa sebelum dan sesudah mengakhiri suatu kegiatan, para guru selalu mengarahan kepada seluruh siswa/siswi untuk selalu berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan belajar di kelas agar materi yang diberikan dapat bermanfaat dan mengucap syukur atas pelaksanaan kegiatan belajar tersebut berjalan dengan baik;

2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab 

Selain mengarahkan untuk selalu berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan sebagai aplikasi dari sila pertama, para guru juga mengarahkan untuk saling menghargai sesama siswa serta menghormati orang yang lebih tua sebagai bentuk penerapan dari sila kedua. Para guru bahkan tidak segan-segan untuk menghukum siswa yang melakukan tindakan bully terhadap siswa lainnya. Hukuman tersebut sebagai esensi bahwa kita tidak boleh semena-mena kepada orang lain serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan;

3. Persatuan Indonesia 

Indonesia memiliki banyak dan beragam suku dan budaya, dan sejak bangku sekolah dasar tentu kita dapat dengan mudah untuk mulai menemukan perbedaan tersebut pada teman-teman. Sebagai bentuk penerapan dari sila ketiga ini, tentunya kita dididik untuk menghargai dan menghormati perbedaan suku dan budaya tersebut oleh para guru, karena memang pada hakekatnya perbedaan bukan menjadi alasan perpecahan tapi sebuah persatuan yang membuat Indonesia menjadi kuat karena perbedaan tersebut.

4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

Sejak SD kita sudah dikenalkan oleh para guru dengan bentuk organisasi sederhana di setiap kelas, yang strukturnya terdiri dari Ketua Kelas, Sekertaris dan Bendahara. Para guru selalu memberikan kebebasan bagi murid-muridnya untuk memilih ketua kelas dalam bentuk musyawarah atau melalui pemilihan, namun lebih sering melalui musyawarah dalam pemilihan tersebut. Secara tidak langsung hal tersebut membuat kita belajar dan memahami bahwa musyawarah untuk mencapai mufakat adalah bentuk penerapan dari sila keempat;

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rayat Indonesia

Salah satu kegiatan menarik dan seru dari banyaknya kegiatan yang menyenangkan saat Sekolah Dasar adalah kegiatan gotong royong membersihkan sekolah setiap hari sabtu. Tujuan dari gotong royong yang merupakan penerapan dari sila kelima tersebut adalah agar setiap siswa di ajarkan tentang pentingnya kerjasama dalam menyelesaikan suatu kegiatan, selain itu mengajarkan tentang pentingnya kebersihan tersebut sehingga proses belajar dapat berjalan dengan nyaman karena lingkungan yang bersih. 

Jika mau menilai, pengenalan dan upaya penerapan pancasila yang dikenalkan sejak sekolah dasar yang dialami oleh penulis sendiri merupakan hal yang sudah sangat tepat. Kita dapat mencontoh jepang dalam menerapkan pendidikan karakter sejak dini kepada anak-anak, yang bertujuan agar kelak mereka dapat menjadi pribadi yang disiplin, jujur, mencintai bangsa dan budayanya sendiri. Oleh karena itu dengan kembali berkaca pada hal-hal kecil yang ditanamkan oleh para pendidik kita sejak bangku sekolah dasar, kini saatnya kita untuk melahirkan nilai dan semangat pancasila itu sendiri agar bangsa kita menjadi bangsa yang kuat dan berkarakter.

Penguatan nilai Pancasila sebagai antisipasi krisis identitas bangsa ini bertujuan agar generasi muda saat ini sadar dan tergerak untuk lebih mencintai budaya bangsanya sendiri serta melestarikannya ditengah pengaruh budaya-budaya asing yang masuk ke Indonesia. Banyak orang dari luar yang tertarik dengan budaya bangsa kita mengapa kita sebagai warganya masih harus menomorsatukan budaya lain?
Semoga bertepatan di hari lahir Pancasila ini lahir pula semangat generasi muda penerus bangsa untuk mengamalkan nilai Pancasila.

Penulis : Tim Redaksi Fianosa
Fianosa.com merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi generasi muda menulis tentang apa pun. Submit tulisanmu secara mandiri lewat link ini ya.
Nama

Agama,1,Agent Of Change,1,Air Rebusan Sereh,1,All England,1,Anak Jalanan,1,Anti Korupsi,2,Anugerah Pesona Indonesia,1,Aplikasi,1,Aplikasi Ayo Kerja,1,Aplikasi Bahasa Inggris,1,Aplikasi Podcast Terbaik,1,Atambua,13,ATR/BPN,1,Baby Boomer,1,Badminton,1,Baju Adat Timor Tengah Selatan,1,Bali,1,Bantuan Rumah,1,Banyuwangi,1,Bawaslu,2,Bawaslu Kota Batu,1,Belajar,1,Belajar Bahasa Inggris,1,Belu,1,Bermanfaat Untuk Lingkungan,1,Bisnis,1,Boba,1,Bu Nani,1,BUCIN,1,Budak CInta,1,Budaya,7,Bulutangkis,1,BWF,1,Cabjari Buol di Lokodidi,2,Cafe Amor Dualaus,1,Catur,1,Cerita,14,Cerita Pendek,14,Coding,1,Covid-19,10,Daniel Osckardo,1,Debat Pilkada,1,Demokrasi,1,Diego Maradona,1,Dokumen,1,Dompet Anti Copet,1,Download Aplikasi,1,Download Logo Kejaksaan,1,Dr. Donald Cline,1,Drama Hukum,1,Drama Korea,1,Drama Korea Tentang Hukum,1,Ekonomi,5,Eurico Guterres,2,Fabio Carvalho,1,Fakta Soekarno,1,Film,2,Film Cinta Bete,1,Film Hukum,1,Film Our Father,1,Filosofi Stoisisme,1,FKPTT,3,Fourth Industry Revolution,1,Fresh Graduate,1,Friendtell,1,Fulan Fehan,3,Fulham,1,Gabriel Kristiawan Suhassatya,3,Ganja,1,Generasi Alpha,1,Generasi Muda,1,Generasi Z,2,Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia,1,Ghetto,1,GMNI,1,Gubernur NTT,1,Guru,1,Hakordia,1,Hari Anti Korupsi Sedunia,1,Hari Bumi,1,Hari Guru,2,Hari Lingkungan Hidup Sedunia,1,Hari Taekwondo,1,Historia,1,Home Education,1,Hubungan,1,Hukum,6,Hukum Film,2,Ide Kreatif,1,Indonesia,3,Inggris,1,Ir. Soekarno,1,Isak Tangis,1,Jaksa Agung,1,Jaksa Masuk Sekolah,1,Jasa Pengamanan dan Pengawalan,1,Jhoni Lae,1,John Dewey,1,Kaboax,1,kain adat Nunkolo,1,Karir,2,Kartel Medellin,1,Keadilan Sosial,1,Kebiasaan Positif,1,Kecerdasan Anak,1,Kejaksaan Republik Indonesia,3,Kemenangan,1,Kesehatan,2,Koperasi,1,Kupang,1,Laut Mati,1,Leadership,1,Liburan Kuliah,1,Logo Kejaksaan,1,Lokastithi Giribadra,1,Lomba,2,Lomba Karya Tulis Ilmiah,1,Lomba Menulis,2,Mahasiswa,4,Malang,1,Malang United,1,Manfaat Air Rebusan Sereh,1,Manfaat Jus Buah,1,Masyarakat Eks Pejuang Timor-Timur,2,Membangun Setting Lokasi,1,Membuat SKCK,1,Memperpanjang SKCK,1,Mengetahui Kecerdasan Anak,1,Menghilangkan Bau Badan,1,Menghilangkan Kebiasaan Menunda,1,Meningkatkan Fokus,1,Michael Focault,1,MICIN,1,Milenial,7,Millenial,9,Minuman boba,1,Miskin Cinta,1,MKKS SMP,1,Motivasi,10,Muhamad Sulaeman,1,Nadiem Anwar Makarim,1,Nasional,2,Nataru,1,Neo Ghetto,1,New Normal,1,News,2,NTT,4,Nusa Tenggara Timur,10,Olahraga,5,Opini,82,Pablo Escobar,1,Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,1,Pana Mone Hill Stone,1,Pancasila,2,Pandemi Covid-19,5,Pantai Pasir Putih Atambua,1,Paskah,2,Paulo Freire,1,Paus Fransiskus,2,Pemilihan Umum,1,Pemilu,1,Pemimpin,1,Pemuda Katolik,2,Pemulihan Ekonomi,2,Pendaftaran Siswa Baru,2,Pendidikan,19,Pengawasan Pemilu,1,Penguatan Bawaslu,1,Perkawinan,1,Pesan WA Bu Nani,1,Pikabo,1,Pilihan Redaksi,14,Pilkada,1,Podcast,1,POKJA,1,Politik,3,Politik Uang,1,Potensi Diri,1,Presiden Soekarno,1,Print Uang,1,Printing Money,1,Psikologi,1,PSSI,1,Publik Speaking,1,Puisi,2,PUPR,1,Purbalingga,1,Quarter Life Crisis,1,Quote,2,Quotes Kata-Kata Bijak,2,Raiders Salomon Marpaung,1,Ramalan Zodiak,1,Review Film,2,Revolusi Industri,1,Revolutional Guard Indonesia,1,Ronaldo Filipus Nara,1,sastra,4,SDK Yaperna Tes,1,Sei,1,Sejarah,1,Semua Berita,4,Senja,1,Sepakbola,2,SKCK,1,Skripsi,1,SMA 7 September 99 Atambua,4,SMP 7 September 99 Atambua,4,SMPK HTM,1,Sobat Cinta,1,SOCIN,1,Sosial,24,Sponsored,15,Suku di Indonesia,1,Sumba,1,Taekwondo,1,Tahun Baru 2021,1,Tanggung Jawab,1,Teknologi,1,Teori Psikologi Adler,1,The Sunrise Of Java,1,Timor Leste,3,Tips,30,Tips Awet Muda,1,Tips Dapat Kerja,1,Tips Kehidupan,1,Tips Kepemimpinan,1,Tips kesehatan,3,Tips mengatasi mata gatal,1,Tips menghindadri kebocoran data,1,Tips Menulis,1,Tips Produktif,1,Tips Teknologi,1,Tokoh,1,Toraja,1,Tradisi,1,Trash Hero Belu,1,Travel,13,Tuhan Bangkit,1,UMKM,2,Umur 25,1,Viktor B. Laiskodat,1,Viral Status WA,1,Virus Corona,4,Website,1,Wisata,2,Yayasan Nusa Timur,6,Youtube,1,Youtuber,1,Zodiak,1,
ltr
item
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif: Penguatan Nilai Pancasila Sebagai Antisipasi Krisis Identitas Bangsa
Penguatan Nilai Pancasila Sebagai Antisipasi Krisis Identitas Bangsa
Penguatan nilai Pancasila ini bertujuan agar generasi muda saat ini sadar dan tergerak untuk lebih mencintai budaya bangsanya sendiri
https://1.bp.blogspot.com/-t3OnNNlStKk/XtPcme71BII/AAAAAAAAEU8/14oHPvqMaMc84ofOFg6kxLpYFMqJp1UygCK4BGAsYHg/w640-h364/Pancasila11.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-t3OnNNlStKk/XtPcme71BII/AAAAAAAAEU8/14oHPvqMaMc84ofOFg6kxLpYFMqJp1UygCK4BGAsYHg/s72-w640-c-h364/Pancasila11.jpg
Fianosa - Website Sumber Informasi Inspiratif
https://www.fianosa.com/2020/05/penguatan-nilai-pancasila-sebagai.html
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/
https://www.fianosa.com/2020/05/penguatan-nilai-pancasila-sebagai.html
true
3872901063732751062
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA Topik Terkait ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Topik Terkait Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content